Dana Desa Berkurang, Lurah di Bantul Diminta Cari Sumber Anggaran
DPRD Bantul meminta lurah mencari sumber pendanaan alternatif agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.
Suasana kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI di DIY bersama sejumlah instansi terkait yang membahas pengawasan orang asing di wilayah DIY, Senin (29/7/2024). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Kanwil Kemenkumham DIY memperketat pengawasan lalu lintas orang asing pada pintu masuk potensial seperti bandara dan pusat kedatangan lainnya guna mencegah masuknya pekerja migran ilegal ke wilayah setempat.
Kepala Kanwil Kemenkumham DIY Agung Rektono Seto menjelaskan bahwa jajaran Imigrasi DIY telah melaksanakan berbagai upaya pengawasan terhadap orang asing.
"Pengawasan yang kami lakukan meliputi tindakan administratif seperti pemeriksaan dokumen perjalanan serta pengawasan lapangan. Semua ini dilakukan dalam rangka deteksi dini terhadap potensi pelanggaran," ujarnya dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, Senin (29/7/2024).
Agung juga menekankan soal pentingnya mencegah pekerja migran non-prosedural atau ilegal masuk ke DIY.
BACA JUGA: Final Piala AFF U-19 Malam Ini Indonesia Lawan Thailand, Ini Prediksi Pertandingannya
Hal ini berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang yang harus terus dicegah di wilayah hukum setempat.
"Kami telah melakukan sosialisasi secara intensif ke berbagai kalurahan, lembaga pelatihan kerja, dan kampus-kampus untuk memberikan pemahaman tentang bahaya menjadi pekerja migran non-prosedural. Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang," katanya.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak menyepakati pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai stakeholder terkait untuk meningkatkan efektivitas pengawasan orang asing.
Pada kunjungan kerja reses Komisi III DPR RI di DIY itu salah satu fokus pembahasan adalah pengawasan orang asing di wilayah DIY.
Meningkatnya jumlah kedatangan dan keberangkatan Warga Negara Asing (WNA) di Jogja melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Bandara Adisucipto menjadi perhatian.
Anggota Komisi III DPR RI Wihadi Wiyanto menyampaikan pentingnya pengawasan intensif terhadap orang asing di DIY.
"Data perlintasan orang asing di Jogja pada 2024 cukup signifikan, dengan jumlah kedatangan WNA mencapai 40.334 orang dan keberangkatan 33.297 orang. Jumlah ini menuntut imigrasi untuk melakukan pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran hukum," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta lurah mencari sumber pendanaan alternatif agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.