Kasus KDRT Masih Mendominasi Meski Kekerasan di Sleman Turun
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Ilustrasi lumba-lumba/ANTARA FOTO-Fikri Yusuf
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—SAR Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah II Pantai Baron, Kabupaten Gunungkidul menemukan lumba-lumba terdampar dalam keadaan mati di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Selasa (30/7/2024). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta kemudian menguburkan bangkai mamalia tersebut.
Koordinator SAR SRI Wilayah II Pantai Baron, Marjono mengatakan keberadaan bangkai lumba-lumba tersebut diketahui pada Selasa pukul 08.00 WIB. Mamalia ini memiliki berat sekitar 150 kg, panjang 230 cm, sirip dada 39 cm, sirip punggung 32 cm, sirip perut dan dubur rusak, dan sirip ekor 45 cm.
BACA JUGA : Pertunjukkan Lumba-Lumba di Sleman Tuai Protes
Adapun lebar kepala 40 cm, lebar dada 90 cm, mulut 24 cm, ekor 45 cm, dan lebar total ikan 120 cm. Setelah petugas SAR mendatangi tempat kejadian, SAR lalu membuat laporan ke BKSDA dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan ada beberapa spekulasi terdamparnya ikan tersebut seperti umur yang sudah tua, sakit, kehilangan arah/ terpisah dari kelompoknya dalam proses migrasi atau mencari makan.
Sebelum bangkai yang diprediksi lumba-lumba itu dikuburkan, pihaknya melibatkan dokter hewan dari Pos Perikanan Terpadu dari DKP Gunungkidul untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Kami sudah melaku tindakan dengan menguburkan bangkai mamalia laut itu dengan perkiraan berat 150 kg itu di dekat lokasi penemuan untuk menghindari dampak buruk bila tidak segera dikuburkan,” kata Wahid, Selasa.
Menurut dia, perairan Pantai Sepanjang merupakan lintasan migrasi mamalia air, termasuk lokasi mencari makan. Jauh sebelum penemuan itu, pada 2020, DKP Gunungkidul juga mencatat ada lumba-lumba yang terombang-ambing di perairan Pantai Sundak, Kalurahan Tepus, Tepus dalam keadaan mati.
BACA JUGA : Bangkai Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Sundak Gunungkidul
Panjang lumba-lumba itu juga tidak jauh dengan ukuran mamalia air di Pantai Sepanjang kali ini. Panjangnya sekitar 2,5 meter dengan bobot mencapai kurang lebih 3 kuintal. SAR, kala itu, menduga lumba-lumba itu terkena jaring nelayan dan mati. Pasalnya, keadaan ombak cenderung landai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.