Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Kepala BPS Kota Jogja Mainil Asni saat diwawancara, Kamis (1/8/2024) - Alfi Annissa Karin/ Harian Jogja
Harianjogja.com, MERGANGSAN—Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja mencatat angka inflasi Juli 2024. Secara year-on-year, inflasi di Kota Jogja pada Juli 2024 ini mencapai 2,26 persen. Kepala BPS Kota Jogja Mainil Asni menyebut ada beberapa komoditas penyumbang inflasi pada Juli 2024. Salah satunya ada terkait dana pendidikan. Dia mencatat, dana pendidikan menyumbang angka 0,31 persen secara year to year.
"Dan 0,09 persen secara month to month," ujar Mainil saat ditemui di Kantor BPS Kota Jogja, Kamis (1/8/2024).
BACA JUGA : BPS Menyebut Makanan Sumbang Inflasi 2,53% di Jogja
Mainil mengatakan, kondisi ini terjadi pada jenjang pendidikan SD dan SMP, utamanya pada sekolah swasta. Pada jenjang pendidikan SMA tak terlalu signifikan. Sekolah negeri juga tak menyumbang angka inflasi lantaran dana operasional seluruhnya telah dicover oleh pemerintah. Menurut Mainil, ada beberapa komponen yang menyebabkan dana pendidikan turut menyumbang inflasi.
"Ada yang uang sekolahnya naik, ada yang uang pendaftaran, atau uang pembangunannya. Jadi beda-beda antar sekolah. Di SD dan SMP. SMA tidak terlalu kelihatan," imbuhnya.
Tak hanya dana pendidikan, BPS juga mencatat adanya andil inflasi dari iuran sampah. Mainil mengatakan, iuran sampah menyumbang inflasi hingga 0,04 persen. Dia melakukan sampling pada beberapa titik di Kota Jogja. Hasilnya menunjukkan kenaikan iuran sampah terjadi di beberapa wilayah. Hal ini terjadi lantaran ada pemangku wilayah yang kemudian melakukan effort lebih terhadap pengelolaan sampah.
"Mungkin ada RT yang menaikkan, ada RT yang punya solusi. Memang ada beberapa yang menaikkan tarif pemungutan sampah karena pasti butuh effort lebih bagi RT untuk menyelesaikan sampahnya. Apakah dengan dipilah lagi atau diolah lebih lanjut, sehingga secara umum ada beberapa yang memang menaikkan dari sampah," katanya.
Meski andil inflasi pada komoditas iuran sampah tak terlalu signifikan, tapi angka tersebut tetap bisa menyumbang angka inflasi di Kota Jogja. "Ada beberapa titik yang dipantau. Ada yang naik, ada yang tidak sebenernya. Tapi ya bagaimanapun juga pasti berdampak pada angka secara total," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang