Tol Ruas Trihanggo Junction Sleman Ditarget Tuntas Agustus
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Ilustrasi jalan tol. /JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak sepuluh Kalurahan di Sleman dipastikan terdampak pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Jogja-Kulonprogo. Luasan bidang tanah yang terdampak mencapai lebih dari 100 hektare.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Hary Listantyo Prabowo mengungkapkan ada 10 Kalurahan di Sleman yang terdampak proyek Tol Jogja-Solo-YIA. "Sleman itu ada 10 Kalurahan," tegas Hary pada Kamis (1/8/2024).
Adapun 10 Kalurahan yang terdampak Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Jogja-Kulonprogo tersebut meliputi Tirtoadi, Trihanggo, Nogotirto, Banyuraden, Ambarketawang Balecatur, Sidoarum, Sidokarto, Sidomulyo dan Sumberrahayu.
Dari 10 wilayah tersebut, total ada ribuan bidang tanah yang terdampak. "Total itu semuanya termasuk fasum, fasad jalan itu 3.064 bidang," terangnya.
Hary menjelaskan 3.064 bidang tanah terdampak tol tersebut luasannya setara 114,6 hektare. Jumlah itu sudah termasuk dengan Tanah Kas Desa (TKD) di dalamnya.
Di sisi lain berdasarkan wilayahnya, Kalurahan Balecatur menjadi daerah yang paling banyak terdampak dalam proyek pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Jogja-Kulonprogo di Sleman. Luasan tanah yang terdampak tol di Balecatur mencapai 600-an bidang tanah yang setara 31 hektare. "Yang paling banyak itu 31 hektare di Balecatur, 600-an bidang," lanjut Hary.
Untuk saat ini, agenda pengadaan lahan paling dekat ada di Tirtoadi. Hary berharap pencairan Uang Ganti Rugi (UGR) di daerah tersebut dapat turun di Agustus nanti.
"Yang paling dekat kami nunggu pembayaran sebenarnya di Tirtoadi untuk yang Seksi 3 juga. Harapannya Agustus ini, harapan kita Agustus bisa kelar," katanya.
Sementara agenda musyawarah penetapan bentuk ganti kerugian pengadaan tanah jalan Tol Jogja-Solo-YIA Seksi 3 Yogyakarta-Kulonprogo terdekat kemungkinan akan digelar di Balecatur.
"Musyawarah belum ada, mungkin akhir bulan di Balecatur, Nyamplung Lor dan Nyamplung kidul itu harapan kami akhir Agustus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Trihanggo–Junction Sleman telah mencapai 87 persen. Ramp On dan Ramp Off ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.