Tekan Pengangguran, Padat Karya Digelar di 65 Titik di Gunungkidul
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman menyerahkan surat instruksi dari DPP mendukung pencalonan Harda Kiswaya sebagai Calon Bupati di Pilkada Sleman yang diserahkan di Kopi Jongke di Kalurahan Sendangadi, Mlati. Ahad (4/8/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Partai Golkar akhirnya secara resmi menyerahkan surat instruksi dari DPP untuk mendukung pencalonan Harda Kiswaya sebagai calon bupati di Pilkada Sleman. Surat diserahkan secara langsung oleh Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman, Minggu (4/8/2024).
“Adanya surat ini merupakan bentuk keseriusan Golkar untuk memenangkan pilkada dan menjadikannya [Harda Kiswaya] sebagai Bupati Sleman yang baru,” kata Gandung.
BACA JUGA : Pilkada Bantul: Golkar Masih Tunggu Surat Rekomendasi
Menurut dia, ada beberapa pertimbangan hingga akhirnya Golkar menjatuhkan pilihan ke mantan Sekda Sleman ini. Selain sebagai mantan ASN di lingkup Pemkab Sleman, yang bersangkutan juga merupakan putra asli daerah di Bumi Sembada.
“Kami ingin orang asli Sleman bisa menjadi Bupati Sleman. Kami sudah tahu sepakterjang dari Harda Kiswaya saat menjadi sekda,” katanya.
Anggota DPR RI ini memastikan, partainya siap yang menjadi yang terdepan didalam upaya pemenangan. Adapun untuk calon wakil bupati, Gandung mengakui Golkar sudah tergabung dalam Koalisi Sleman Bersatu menyerahkan sepenuhnya ke calon bupati bersama dengan partai koalisi.
“KSB sudah mantap untuk mengusung Harda Kiswaya. Untuk wakilnya nanti akan dibahas oleh KSB dengan Harda,” katanya.
Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, saat ini ada enam partai yang tergabung di KSB. Partai ini meliputi Golkar, Gerindra, PPP, NasDem, PKS dan yang terakhir masuk PDI Perjuangan.
“Jadi total ada 37 kursi yang mendukung Harda Kiswaya sebagai calon bupati,” katanya.
Menurut dia, untuk calon wakil akan diajukan oleh partai yang masuk dalam KSB. Meski, PDI Perjuangan sudah memastikan nama calon wakil bupatinya.
“Pasti ada waktu untuk duduk bersama untuk mengkaji siapa calon wakilnya. Namun yang jelas, wakilnya jangan sampai justru membebani calon bupati,” kata Janu.
BACA JUGA : Pilkada Bantul: Golkar dan PDIP Belum Terbitkan Rekomendasi Sosok yang Diusung
Harda Kiswaya mengaku sangat bersyukur mendapat dukungan dari beberapa partai politik. Menurut dia, dukungan ini menjadi Amanah yang harus dijalakankan dengan sebaik-baiknya untuk memajukan Sleman.
“Untuk calon wakilnya yang pasti ada kesamaan visi dan misi, satu tujuan serta satu pemikiran untuk membangun Sleman,” kata Harda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Suzuki meluncurkan Fronx SGX Hybrid Kuro dan XL7 terbaru pada GIIAS 2026 dengan penyegaran desain serta fitur keselamatan.
Bank Dunia mencatat 52% perusahaan subjek PPh Badan menganggap penghindaran pajak mudah dilakukan berdasarkan survei WBES 2023.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menilai konsultan pajak berperan penting mendampingi wajib pajak dan mendukung optimalisasi pendapatan negara.
Wayah Dalem HB X, RM Drasthya Wironegoro, mengajak generasi muda belajar aksara Jawa dalam Setu Sinau di kawasan Malioboro.
Putra Mahkota Arab Saudi menyampaikan kekhawatiran kepada Donald Trump terkait laporan rencana serangan besar-besaran AS terhadap Iran.