Produksi Nila Dominasi Perikanan Sleman, Minggir Masih Aman
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Wisatawan berfoto dengan latar Air Terjun Kedung Kandang yang bertingkat-tingkat./Instagram @tri_priyanto_
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY berupaya untuk merehabilitasi wisata air terjun Kedung Kandang, Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. Air terjun ini sempat terdampak pembangunan ruas jalan baru Tawang – Ngalang.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Tri Murtoposidi mengatakan pembangunan pelengkap Tawang – Ngalang yang mendukung wisata air terjun Kedung Kandang segera dilakukan.
Pembangunan itu tepatnya dilakukan di lokasi pekerjaan pembangunan bangunan pelengkap ruas Jalan Tawang – Ngalang Segmen 2 dan Segmen 3 yang berada di Ruas Jalan Tawang - Ngalang Gunungkidul. Saat ini, DPUP-ESDM DIY telah melakukan lelang di Bagian Layanan Pengadaan (BLP).
Murtoposidi menerangkan kawasan wisata air terjun tersebut akan dibangun menggunakan dana keistimewaan (danais) Rp7,5 miliar. Wisata tersebut juga akan dilengkapi dengan tempat parkir. Setelah pembangunan selesai, DPUP-ESDM DIY akan menyerahkan pengelolaannya ke Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kalurahan Nglanggeran.
Di kawasan itu, kata dia juga akan dipasang semacam landmark logo dana keistimewaan. Hal ini untuk menunjukkan wujud pemanfaatan danais.
BACA JUGA: Sempat Amblas Usai Diresmikan, Jalan Tawang - Ngalang Kembali Dibuka
Ruang lingkup pekerjaan itu meliputi pekerjaan pasangan batu, landscape, beton, APILL, PJU, dan pekerjaan toilet. Jangka pengerjaan dilakukan selama 120 hari.
“Semoga kalau semua tahapannyanya lancar, di pertengahan Agustus sudah bisa terkontrak paket pembangunan Kedung Kandang,” kata Murtoposidi dihubungi, Senin, (5/8).
Ketua Pokdarwis Nglanggeran, Mursidi mengatakan pihaknya akan mengambil pengelolaan Kedung Kandang. Dia berharap kunjungan wisatawan dapat kembali pulih sebagaimana kunjungan sebelum pembangunan Jalan Tawang - Ngalang.
Sebelum ada jalan baru itu, Mursidi menerangkan Kedung Kandang merupakan area persawahan dan ada air terjun bertingkat dan menjadi favorit wisata mancanegara.
Dia menegaskan banyak pengunjung wisman di Kedung Kandang beberapa bulan terakhir. Mereka mengira belum ada perubahan terhadap kawasan wisata Kedung Kandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.