Maju Pilkada Gunungkidul, Sutrisna Wibawa Dapat Arahan Khusus dari AHY

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Sabtu, 10 Agustus 2024 17:07 WIB
Maju Pilkada Gunungkidul, Sutrisna Wibawa Dapat Arahan Khusus dari AHY

Sutrisna Wibawa. /Ist- Instagram @sutrisna.wibawa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan arahan khusus kepada bakal calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul, Sutrisna Wibawa–Sumanto di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis, (8/8/2024) malam. Arahan tersebut dia berikan sembari menyerahkan surat rekomendasi untuk maju Pilkada 2024.

Menurut Sutrisna Wibawa, AHY meminta dirinya dan Sumanto untuk memenangi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

“Pesan Pak AHY kemarin juga agar kami serius membangun Gunungkidul,” kata Sutrisna dihubungi, Sabtu, (10/8/2024).

Sutrisna mengaku mendapat undangan mendadak pada Kamis, (8/8) sore. Padahal sore itu, dia baru berada di Universitas Pamulang, Banten. Mengetahui hal itu, dia langsung pergi ke Kantor DPP Demokrat.

Disinggung tentang latar belakang pemberian surat tersebut, Sutrisna hanya menyampaikan alasan yang bersifat kemungkinan.

“Mungkin DPP memantau daerah-daerah. Mungkin ada aspirasi, tapi saya tidak tahu aspirasi dari mana,” katanya.

Setelah pemberian surat rekomendasi, Sutrisna Wibawa belum bertemu dengan DPC Demokrat Gunungkidul. Dia masih berada di luar kota hingga Rabu, (14/8/2024).

Sekretaris DPW Partai Nasdem DIY, Suharno mengaku tidak tahu rencana/ sikap politik DPP Demokrat yang justru memberikan surat rekom ke Sutrisna Wibawa–Sumanto.

BACA JUGA: Ada Peluang Ratusan Startup Dilibatkan dalam Program Makan Siang Gratis

“Begitulah dinamika politik. Tiba-tiba Demokrat bergabung dengan kami. Nadem sama sekali tidak tahu, saya saja kaget,” kata Suharno.

Menurut Suharno, DPP Demokrat tentu memiliki kemauan politik sendiri, lepas dari kemauan politik DPC Demokrat Gunungkidul.

DPD Nasdem Gunungkidul belum akan bertemu dengan DPC Demokrat Gunungkidul. Koalisi akan bertemu di satu meja setelah semua surat rekom turun.

“Biar tidak dua kali kerja. Soalnya jangan-jangan ada partai lagi mau dukung Pak Prof,” katanya.

Tentang surat rekom dari DPP Nasdem, Suharno mengaku masih menunggu. Ada kemungkinan surat rekomendasi ini turun pekan depan dari rencana awal pekan pertama Agustus 2024.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online