Bantuan Air Bersih Sudah Menjangkau 8 Kapanewon di Gunungkidul
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi memastikan tidak ada perubahan dukungan, setelah mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar. Partai Pohon Beringin ini dipastikan solid mendukung pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa di Pilkada Sleman.
“Tidak ada perubahan dan kami tetap solid, meski akan ada pergantian pucuk pimpinan di Golkar, setelah mundurnya Pak Airlangga,” kata Janu saat dihubungi wartawan, Senin (12/8/2024).
Menurut dia, keputusan partai sudah dibuat dan dipastikan tidak ada perubahan berkaitan dengan dukung mendukung di Pilkada Sleman. Janu memastikan partainya tetap bergabung dalam Koalisi Sleman Bersatu.
“Golkar tetap mengusung pasangan Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dan tidak ada perubahan,” katanya.
Disinggung mengenai pendeklarasian dukungan, ia mengakui masih belum dilakukan sampai saat sekarang.
Meski demikian, Janu memastikan partainya tetap solid untuk mendukung pasangan calon yang telah diputuskan. “Deklarasinya menugggu momen dan dipaskan dengan hari yang baik,” katanya.
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo mengatakan, hingga saat ini, partai koalisi pengusung Kustini Sri Purnomo belum memutuskan siapa pendamping untuk menjadi bakal calon wakil bupati. Menurut dia, calon wakil masih dalam proses pembahasan.
“Belum ada keputusan dan calon wakil Bu Kustini masih dibahas hingga sekarang,” kata Inoki.
BACA JUGA: Warga Gamping Sleman Tewas Tertabrak Kereta Api Jurusan Jakarta-Solo
Meski calon wakil belum ditentukan, tapi Inoki optimistis partai pengusung Kustini masih bisa bertambah. Menurut dia, komunikasi dengan partai lain untuk pencalonan di pilkada masih intens dilakukan sehingga memperbesar peluang dukungan bisa bertambah.
“Komunikasi jalan terus dan mudah-mudahan bisa menambah partai lain bergabung mendukung Bu Kustini sebaga calon bupati di Pilkada Sleman,” katanya.
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh ke tua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar. Menurut dia, bertambahnnya dukungan ke koalisi pendukung Kustini masih sangat mungkin bertambah.
Hal ini terlihat belum adanya rekomendasi resmi dari partai-partai yang masuk ke Koalisi Sleman Bersatu. Di sisi lain, adanya konstelasi di tingkat nasional bisa memberikan dampak dukungan di daerah.
“Jadi peluang yang mendukung Bu Kustini bertambah sangat mungkin, terutama dengan partai yang memiliki basis kesamaan dukungan di pemilihan presiden. Apalagi hingga sekarang komunikasi antar partai masih jalan terus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Kronologi kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura, dari munculnya api hingga evakuasi sekitar 250 penumpang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara Taipei Open 2026 setelah mengalahkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai.
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
PKB DIY menggelar konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan dan menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.