DPRD Gunungkidul Soroti Data Kemiskinan, Minta Bansos Tepat Sasaran
DPRD Gunungkidul meminta data kemiskinan diperkuat agar bansos dan program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran.
Tampak tumpukan bambu untuk tiang bendera dan umbul-umbul di trotoar salah satu ruas jalan di Kota Jogja./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Jogja meminta agar hak pejalan kaki diutamakan di trotoar menyusul maraknya pedagang bendera yang memakai tempat khusus pejalan kaki di wilayah setempat.
Anggota Forpi Kota Jogja Baharuddin Kamba mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap maraknya para pedagang musiman bendera, bambu dan pernak-pernik jelang perayaan 17-an di Jalan Juminahan, Cokrodirjan, Danurejan.
"Keberadaan para pedagang musiman ini cukup mengganggu hak pejalan kaki terutama saat bambu-bambu ditumpuk diatas trotoar," kata Kamba, Selasa (13/08/2024).
Dalam pemantauannya, Forpi Kota Jogja menemukan tumpukkan bambu-bambu yang tidak diikat tali sehingga dapat membahayakan bagi pejalan kaki yang melintasi jalan tersebut.
"Mengingat ruas jalan Juminahan tidak begitu lebar sementara jalan cukup ramai sehingga dapat membahayakan pejalan kaki," imbuhnya.
Menurutnya pada tahun ini pedagang pernak-pernik 17-an di jalan Juminahan hanya dua kios, tak sebanyak tahun lalu.
Forpi Kota Jogja berharap para pedagang pernak-pernik 17-an agar memperhatikan hak dan keselamatan pejalan kaki. "Lebih baik bambu-bambu tidak ditumpuk diatas trotoar. Kalau pun terpaksa ditumpuk diatas trotoar ya bambu-bambu diikat dan ditata dengan rapi," katanya.
Pihaknya ingin agar semua dagangan pernak-pernik 17-an ditata dengan rapi agar menarik pembeli dan tidak membahayakan pejalan kaki sehingga masyarakat tetap nyaman saat melintas di jalur khusus pejalan kaki di Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta data kemiskinan diperkuat agar bansos dan program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran.
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.