Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kalurahan Gayamharjo, Prambanan memastikan wilayahnya tidak ada warga yang kekurangan air bersih saat musim kemarau. Akses layanan air sudah bisa tercover melalui program Pamsimas maupun PDAM.
“Sudah tidak ada lagi yang meminta bantuan air bersih,” kata Lurah Gayamharjo, Parwoko, Kamis (22/8/2024).
Dia menjelaskan, di Kalurahan Gayamharjo terdapat tujuh padukuhan meliputi Gayam, Jali, Jontro, Kalinongko Kidul, Kalinongko Lor, Lemah Bang dan Nawung. Total ada 2.122 kepala keluarga di kalurahan ini.
BACA JUGA : Kekeringan Kian Parah di Gunungkidul, Layanan Air Bersih PDAM Dibatasi
Parwoko mengakui sejak adanya Pamsimas dan perluasan jaringan PDAM, maka warga tak lagi kesulitan air bersih saat kemarau. Dia mencontohkan, saat kemarau panjang di 2023 aliran tetap lancar, meski ada penyusutan debit air dari pamsimas.
“Sejak 2022 sudah tidak ada penyaluran air bersih ke padukuhan di Gayamharjo,” katanya.
Dia menambahkan, hingga saat ini ada 237 keluarga yang menggunakan jaringan pamsimas. Adapun yang lain memanfaatkan instalasi PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih dalam kesehariannya.
“Sudah tidak ada masalah dan kondisinya aman terkendali,” kata Parwoko.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Wukirharjo, Prambanan, Turaji. Ia mengklaim wilayahnya tidak lagi kesulitan air bersih karena sudah ada pasokan dari PDAM.
“Untuk kebutuhan air tidak ada masalah karena sudah teraliri dari PDAM,” katanya.
Menurut dia, sumber air yang dimanfaatkan berasal dari Kali Opak yang diangkat ke atas kemudian di Salurkan ke Masyarakat di Wukirharjo. “Mudah-mudahan terus lancar sehingga tidak ada masalah dengan pasokan air bersih,” katanya.
BACA JUGA : Dampak Kekeringan, Ratusan Hektare Tanaman Pangan di DIY Gagal Panen
Sebelumnya, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, untuk memperkuat layanan air bersih di sisi timur sudah dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp65 miliar di Padukuhan Sembur, Tirtomartani, Kalasan. Layanan ini bisa mencukupi kebutuhan air bersih warga di Kapanewon Kalasan, Prambanan dan Berbah.
“Sumbernya bagus dan diperkirkaan jaringan ini bisa memenuhi kebutuhan air bersih hingga 5.000 keluarga,” katanya.
Meski demikian, Kustini mengajak Masyarakat untuk bijak menggunakan air saat musim kemarau. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan stok air yang dimiliki. “Air harus dimanfaatkan dengan bijak. Jangan boros karena debit air saat kemarau berkurang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026