Tas Berisi iPad dan iPhone Raib di Sewon, Pelaku Ditangkap
Tas berisi iPad dan iPhone milik mahasiswi dicuri di Sewon, Bantul. Polisi menangkap pelaku dan mengamankan seluruh barang korban.
Suasana Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja Progo 2024 di halaman Stadion Mandala Krida, Kamis (22/8/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja menggelar Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja Progo 2024 di halaman Stadion Mandala Krida dengan melibatkan 890 personel gabungan dari berbagai pihak terkait, termasuk Pemkot Jogja dan Kodim 0734/Kota Jogja, Kamis (22/8/2024).
Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi gelaran Pilkada yang seringkali berpotensi diwarnai oleh berbagai potensi gangguan keamanan.
Selain itu juga untuk melatih kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama tahapan Pilkada 2024.
Salah satu skenario yang disimulasikan adalah penanganan bentrokan antar-pendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja.
Wakapolresta Jogja, AKBP Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa latihan ini merupakan langkah proaktif untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan. "Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel siap menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi selama Pilkada," ujarnya.
Dalam simulasi ini, seluruh tahapan Pilkada, mulai dari pendaftaran pasangan calon hingga pelaksanaan pemungutan suara dilatihkan secara intensif.
Tujuannya adalah agar personel dapat bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi berbagai situasi darurat. "Kami telah memetakan potensi kerawanan di setiap tahapan Pilkada. Oleh karena itu, seluruh personel harus siap siaga untuk mengamankan jalannya Pilkada," kata Wakapolresta.
BACA JUGA: Tinggalkan Halim dan Pilih Joko Purnomo pada Pilkada Bantul, Ternyata Ini Alasan Rony Wijaya
Selain melibatkan aparat keamanan, simulasi ini juga melibatkan berbagai stakeholder terkait, seperti Pemerintah Kota Jogja, KPU dan Bawaslu. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai.
"Kami berharap seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh agama dan partai politik, dapat bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Jogja selama tahapan Pilkada," tambah AKBP Rudi.
Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto mengapresiasi upaya Polresta Jogja dalam menjaga kondusivitas wilayah setempat. "Kami berharap dengan adanya simulasi ini, Pilkada 2024 dapat berjalan dengan lancar dan aman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tas berisi iPad dan iPhone milik mahasiswi dicuri di Sewon, Bantul. Polisi menangkap pelaku dan mengamankan seluruh barang korban.
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah
PAN menilai usulan Pilkada tanpa wakil kepala daerah layak dikaji. Evaluasi sistem dinilai penting untuk memperkuat demokrasi dan pemerintahan daerah.
Investasi enam perusahaan tekstil hingga Agustus 2026 diproyeksikan membuka 9.000–9.800 lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan industri nasional.
BBWSSO menormalisasi Sungai Serang di Kulonprogo sepanjang Agustus 2026 untuk mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga pasokan air irigasi.