Bando Selamat Datang Wonosari Dicopot, Ini Alasannya
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Proses penyerahan rekomendasi dukungan ke pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa di Kantor DPC PPP Sleman. Minggu (25/8/2024)./ Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—DPC PPP Sleman memastikan tidak akan membuat poros baru di Pilkada 2024. Kepastian ini tak lepas diserahkannya rekomendasi dukungan ke pasangan calon Harda Kiswaya dengan Danang Maharsa.
Ketua DPC PPP Sleman, Untung Rahmad Basuki mengatakan, keputusan MK No.60 memberikan peluang adanya poros baru di Pilkada Sleman. Meski demikian, ia memastikan tidak mengambil opsi tersebut karena telah berkomitmen dan tergabung dalam Koalisi Sleman Baru.
“Kami tetap mengusung Harda-Danang dan rekomendasi sudah kami serahkan pada Minggu [25/8/2024],” kata Untung, Selasa (27/8/2024).
Dia menjelaskan, dengan diserahkannya rekomendasi ke pasangan calon, maka PPP secara resmi dan sah mengusung Harda dengan Danang di Pilkada Sleman. Menurut Untung, ada beberapa alasan yang mendasari pilihan terhadap pasangan tersebut.
Selain berdasarkan arahan dari DPW PPP DIY agar ada perubahan di Sleman, juga mendasari pada sosok calon yang dinilai merakyat. Ia kemudian menyinggung soal keberadaan kolam renang senilai Rp3,6 miliar di rumah dinas bupati.
“Kita ingin pasangan Harda-Danang membebaskan rumah dinas dan pendoponya untuk kepentingan warga. Rumah dinas adalah rumah rakyat, bukan hanya untuk keluarga yang menjabat,” katanya.
BACA JUGA: Poros Baru Sulit Terbentuk di Pilkada Sleman, Ini Alasannya
Di sisi lain, Bakal Calon Bupati Harda Kiswaya berterimakasih kepada PPP yang memberikan dukungan untuk maju di Pilkada Sleman. Untuk pemenangan, ia menekankan pentingnya kekompakan di antara partai koalisi dan berharap bisa bekerja sama demi kepentingan rakyat Sleman.
“Jika saya mendapatkan amanah saya bersama mas danang ingin membawa Sleman menuju kesejahteraan, yang betul-betul sejahtera,” katanya.
Ketua Koalisi Sleman Baru, Koeswanto mengatakan, pasangan Harda-Danang didukung oleh tujuh partai politik pemilih kursi di DPRD Sleman. Selain PDI Perjuangan, juga ada Gerindra, Golkar, PKB, PKS, NasDem dan PPP.
Secara total, Koalisi Sleman Baru memiliki 44 kursi di DPRD Sleman. meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa partai yang belum menyerahkan rekomendasi dukungan untuk pencalon.
“Masih kita tunggu dan mudah-mudahan sebelum pendaftaran semuanya sudah lengkap,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.