Kali Belakang Kantor Pemkab Gunungkidul Ditutup, Habiskan Rp1 Miliar
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Rekapitulasi suara KPU Sleman di Aula Bappeda Sleman, Selasa (7/5/2019). /Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Hari pertama pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada di KPU Sleman masih sepi. Rencananya pendaftaran dibuka hingga Kamis (29/8/2024).
Anggota KPU Sleman Divis Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, pendaftaran calon kepala daerah Sleman dibuka selama tiga hari mulai 27-29 Agustus 2024. Meski demikian, ia mengakui di hari pertama pendaftaran belum ada pasangan calon yang datang untuk mendaftar.
“Belum ada yang daftar dan hari ini juga belum ada penyampaian jadwal pendaftaran,” kata Aan, sapaan akrabnya, Selasa (27/8/2024).
Dia menjelaskan, pada saat sosialisasi terkait dengan pencalonan sudah menyampaikan, sebelum mendaftar diharapkan memberikan informasi ke KPU satu hari sebelum pendaftaran. “Surat pemberitahuan ini sebagai upaya persiapan untuk menerima calon pendaftar,” katanya.
Aan mengungkapkan, proses pendaftaran kali ini berbeda dengan penyelenggaraan di Pilkada 2020. Saat itu sedang terjadi pandemi corona sehingga ada pembatasan relawan atau simpatisan yang datang ke Kantor KPU.
Namun, sambung dia, untuk saat ini tidak ada pembatasan terhadap relawan atau simpatisan yang akan ikut mengiringi pasangan calon mendaftar ke KPU. Hanya saja, pada saat proses penyerahan berkas tidak diperbolehkan masuk karena yang diperbolehkan calon hanya pasangan calon, pimpinan parpol pengusung, admin dan tim penghubung.
“Untuk sisanya harus berada di luar kantor KPU,” katanya.
Menurut dia, agar pelaksanaan pendaftaran berjalan lancar sudah berkoordinasi dengan Polresta Sleman. “Memang belum daftar, tapi kami akan tunggu hingga 29 Agustus pukul 23.59 WIB untuk memberikan layanan terhadap pasangan calon yang ingin maju,” katanya.
KPU Sleman telah membuat hitung-hitungan terkait dengan potensial yang bisa maju pasca-putusan MK N0.60. Berdasarkan pada hasil perolehan suara di Pemilu DPRD Sleman, bisa ada delapan pasangan calon.
Meski demikian, hal tersebut sulit direalisasikan karena kemungkinan besar hanya memunculkan pertarungan antara Kustini Sri Purnomo berpasangan dengan Sukamto melawan Harda Kiswaya-Danang Maharsa. Berdasarkan informasi yang berkembang, kedua pasangan calon baru akan mendaftar ke KPU di hari terakhir pendaftaran.
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo mengatakan, sudah melakukan finalisasi calon yang diusung. Rencananya mendaftar ke KPU pada 29 Agustus 2024.
“Kami mengusung Bu Kustini sebagai calon bupati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.