Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Tim Juri Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2024 saat melihat berbagai potensi dan inovasi yang dimiliki Kelurahan Rejowinangun, Selasa (27/8/2024). – ist/Dokumentasi Pemkot Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Rejowinangun, Kemantren Kotagede, Kota Jogja, kembali menorehkan prestasi. Sebelumnya, kelurahan ini berhasil melewati kompetisi Lomba Desa dan Kelurahan di tingkat kemantren, Kota Jogja, hingga DIY.
Kini, Rejowinangun kembali lolos menjadi lima desa/kelurahan terbaik secara regional yang meliputi Jawa-Bali. Kelurahan Rejowinangun bersaing dengan kelurahan lainnya, yakni Kelurahan Jemur, Wonosari, Kota Surabaya; Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara; Pudakpayung, Banyumanik, Semarang; dan Nusa Jaya, Karawaci, Tangerang.
Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menjelaskan Kelurahan Rejowinangun punya berbagai potensi unik yang jadi unggulan, di antaranya pemetaan potensi wilayah dengan pengembangan sistem klaster, pembentukan sentra industri kecil jamu tradisional, hingga keberadaan inovasi alat pembakar sampah ramah lingkungan.
Ada juga pengembangan produk sabun cuci piring power liquid, upaya ketahanan pangan dengan budi daya sayuran di pekarangan atau Budi Sarang, serta pemanfaatan tenaga surya di Kampung Proklim RW 06.
BACA JUGA: Tak Ada Formasi di CPNS 2024, Gunungkidul Kekurangan 748 Guru
"Inovasi tersebut merupakan wujud nyata dari harmonisasi antara kinerja aparatur kelurahan dengan masyarakat, sehingga keberadaan kelurahan tidak hanya terkait dengan aspek administrasi, tapi juga aktif dalam upaya pemberdayaan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sugeng, Selasa (27/8/2024).
Lurah Rejowinangun, Handani Bagus Setyarso, mengaku optimistis wilayahnya bisa kembali meraih juara terbaik dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional.
Diharapkan prestasi yang ditorehkan Rejowinangun tak hanya sampai di sini. Dia juga berharap berbagai penghargaan yang didapatkan oleh Kelurahan Rejowinangun selama ini bisa turut meningkatkan kesejahteraan warganya.
“Kami optimistis bisa menjadi yang terbaik sesuai dengan semangat Rejowinangun yaitu Rejo Makmur Jaya, yakni mewujudkan masyarakat makmur, sejahtera dan menjadi kelurahan yang berjaya,” katanya.
Ketua Tim Juri Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2024, Otto Sugiharto Prakoso, menuturkan aspek penilaian meliputi inovasi tata kelola penyelenggaraan pemerintah, pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki, inovasi pelayanan publik, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, hingga hal lain yang berkaitan dan melibatkan masyarakat di wilayah.
Dia mengatakan, lomba ini menjadi bentuk evaluasi dan penilaian atas perkembangan desa dan kelurahan.
"Diharapkan dengan adanya klarifikasi lapangan dalam penilaian lomba desa dan kelurahan dapat dilihat secara empiris antara data juga informasi yang disampaikan, sesuai dengan fakta dan dampaknya benar dirasakan oleh masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.