Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa satuan pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta masih kekurangan total 748 guru.
Kekurangan ini masih belum dapat dilengkapi lantaran tidak ada formasi guru di formasi CPNS 2024. Sekretaris Disdik Gunungkidul, Agus Subariyanta mengatakan jenjang SD kekurangan 483 guru dan jenjang SMP kekurangan 265 guru.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan salah satunya dengan memenuhi kebutuhan guru yang terkualifikasi. Saat ini, kata dia masih banyak posisi guru yang diisi oleh orang yang tidak sesuai kualifikasinya.
Adapun keputusan regrouping sekolah yang selama ini diambil juga menjadi salah satu solusi mengatasi kekurangan guru di Gunungkidul.
Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul, M. Farid Juni Haryanto mengatakan CPNS yang saat ini dibuka untuk 89 formasi memang tidak mengakomodasi tenaga pendidik.
Sebanyak 89 formasi tersebut terbagi menjadi 60 formasi untuk tenaga kesehatan dan 29 formasi untuk tenaga teknis. Rincian formasi dan formulir surat lamaran dan pernyataan dapat dilihat dan diunduh di bkppd.gunungkidulkab.go.id. “Memang CPNS 2024 tidak ada formasi untuk tenaga pendidik,” kata Farid.
Farid menambahkan pengadaan guru akan dilakukan di pembukaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Harda dan Kustini-Kamto Kompak Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran
“Nanti ada tersendiri terkait dengan PPPK untuk guru. CPNS sendiri. PPPK sendiri. Tahun ini sepertinya dibuka untuk CPNS, PPPK, dan sekolah kedinasan,” katanya.
Menurut Farid, pembukaan formasi guru nantinya akan lebih banyak daripada formasi CPNS. Hanya dia belum dapat memastikan jumlah dan kebutuhannya.
Pada Maret 2024, BKPPD juga telah menyampaikan bahwa Pemkap Gunungkidul telah mendapat persetujuan prinsip kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Persetujuan prinsip diberikan untuk 538 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rinciannya yaitu 89 formasi untuk CPNS dan 449 PPPK. Jumlah tersebut hanya untuk tenaga pengajar/guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Cuaca DIY hari ini diperkirakan hujan ringan di Sleman dan Bantul. Simak prakiraan cuaca Jogja lengkap beserta suhu dan kelembapan udara.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kapanewon Godean mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.