Outlook Ekonomi 2027: Daya Beli dan Pembiayaan UMKM Jadi Ujian
Ekonomi 2027 menghadapi tantangan daya beli, pembiayaan UMKM, kualitas kredit, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa satuan pendidikan tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta masih kekurangan total 748 guru.
Kekurangan ini masih belum dapat dilengkapi lantaran tidak ada formasi guru di formasi CPNS 2024. Sekretaris Disdik Gunungkidul, Agus Subariyanta mengatakan jenjang SD kekurangan 483 guru dan jenjang SMP kekurangan 265 guru.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Gunungkidul, Hary Sulaksana mengatakan upaya peningkatan kualitas pendidikan dapat dilakukan salah satunya dengan memenuhi kebutuhan guru yang terkualifikasi. Saat ini, kata dia masih banyak posisi guru yang diisi oleh orang yang tidak sesuai kualifikasinya.
Adapun keputusan regrouping sekolah yang selama ini diambil juga menjadi salah satu solusi mengatasi kekurangan guru di Gunungkidul.
Kepala Bidang Formasi, Pengembangan, dan Data Pegawai BKPPD Gunungkidul, M. Farid Juni Haryanto mengatakan CPNS yang saat ini dibuka untuk 89 formasi memang tidak mengakomodasi tenaga pendidik.
Sebanyak 89 formasi tersebut terbagi menjadi 60 formasi untuk tenaga kesehatan dan 29 formasi untuk tenaga teknis. Rincian formasi dan formulir surat lamaran dan pernyataan dapat dilihat dan diunduh di bkppd.gunungkidulkab.go.id. “Memang CPNS 2024 tidak ada formasi untuk tenaga pendidik,” kata Farid.
Farid menambahkan pengadaan guru akan dilakukan di pembukaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Harda dan Kustini-Kamto Kompak Mendaftar di Hari Terakhir Pendaftaran
“Nanti ada tersendiri terkait dengan PPPK untuk guru. CPNS sendiri. PPPK sendiri. Tahun ini sepertinya dibuka untuk CPNS, PPPK, dan sekolah kedinasan,” katanya.
Menurut Farid, pembukaan formasi guru nantinya akan lebih banyak daripada formasi CPNS. Hanya dia belum dapat memastikan jumlah dan kebutuhannya.
Pada Maret 2024, BKPPD juga telah menyampaikan bahwa Pemkap Gunungkidul telah mendapat persetujuan prinsip kebutuhan ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Persetujuan prinsip diberikan untuk 538 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Rinciannya yaitu 89 formasi untuk CPNS dan 449 PPPK. Jumlah tersebut hanya untuk tenaga pengajar/guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi 2027 menghadapi tantangan daya beli, pembiayaan UMKM, kualitas kredit, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di DIY.
Sufmi Dasco Ahmad meminta kader Gerindra Banten memperkuat konsolidasi dan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029 serta menyukseskan pemerintahan Prabowo.
Yamaha menarik tim Monster Energy dan Prima Pramac dari MotoGP Qatar 2026 akibat situasi Timur Tengah. Empat pembalap dipastikan absen.
Penundaan cukai MBDK dinilai merugikan penerimaan negara dan upaya menekan konsumsi gula. Pemerintah menargetkan Rp1,7 triliun pada 2027.
Garudayaksa FC mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 Super League. Brian Rubio mencetak dua gol, sedangkan Kevin Gomez mendapat kartu merah.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.