Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Pasar Niten./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul berencana mengembangkan Pasar Niten untuk wisata malam hari.
Kepala Bidang Perdagangan, Zona Paramitha menyampaikan saat ini Pasar Niten masih dimanfaatkan masyarakat untuk pasar pagi. Meski begitu, menurut Zona, di sisi barat Pasar Niten masih memiliki potensi untuk dikembangkan.
Menurut Zona, di sisi barat Pasar Niten akan difungsikan untuk pedagang kuliner, tanaman dan ikan hias. Namun, sisi barat Pasar Niten akan beroperasi pada malam hari.
Dia menuturkan saat ini sisi barat Pasar Niten sudah mulai beroperasi pada malam hari. Namun hanya sebatas penjualan barang klitikan. Selain itu, ada pula kopi keliling disana. Menurut Zona animo masyarakat cukup tinggi. Disana ada puluhan masyarakat yang berkunjung setiap hari.
“Kita akan menata food court. Pasar Niten akan melayani di siang hari, di klitikan [sisi barat] Pasar Niten pada malam hari,” ujarnya.
Kemudian, Pasar Niten juga akan dikembangkan untuk lokasi penyelenggaraan beberapa lomba, antara lain lomba burung berkicau. Dengan begitu, menurutnya, akan menarik minat masyarakat untuk singgah di Pasar Niten.
BACA JUGA: Tak Cuma Barang Klithikan, Pasar Niten Bakal Dijadikan Pusat Kuliner dan Kafe Kekinian
“Pasar itu menyesuaikan selera sekarang. Kalau kita tidak ada inovasi seperti itu, pasar akan sulit berkembang,” ujarnya.
Sementara, menurut Zona, pihaknya tengah mendata kios di sisi barat Pasar Niten yang masih kosong. Dari pendataan ada sekitar 17 kios pasar yang kosong.
“Pasar rakyat akan kita fungsikan untuk jualan lagi [kios yang kosong],” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya pun berupaya mengidentifikasi beberapa kios yang kosong. Dia pun berupaya menghubungi pengguna kios tersebut. Apabila dalam waktu 90 hari kios tersebut tutup, maka DKUKMPP Bantul akan mencarikan pedagang lain untuk mengisi kios tersebut.
Dengan pengembangan Pasar Niten tersebut, dia berharap dapat meningkatkan omzet pasar rakyat di Bantul.
Sementara Lurah Pasar Niten, Nur Wijaya mengapresiasi rencana tersebut. Dia berharap rencana tersebut akan mampu menghidupkan Pasar Niten malam hari.
"Itu dalam wacana. Kita yang bertugas di lapangan untuk membuat kuliner malam," katanya. (Stefani Yulindriani)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan