Fakta Stunting di Bantul, 6 dari Sepuluh Anak Tinggal dengan Perokok
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Suasana pertemuan pasangan calon Walikota Jogja Afnan Hadikusumo dan calon Wakil Walikota Jogja Singgih Raharjo dengan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja Selasa (10/9/2024). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pasangan calon Walikota Jogja dan Wakil Walikota Jogja Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo bertemu dengan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Jogja Selasa (10/9/2024).
Pertemuan kurang lebih berlangsung selama dua jam dengan dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, partai politik pengusung dan sejumlah tokoh lainnya dari Muhammadiyah.
Afnan mengatakan, kedatangan pihaknya ke PP Muhammadiyah itu bertujuan untuk silaturahmi lantaran sudah dijadwalkan sejak lama. Namun karena beberapa waktu terakhir pihaknya sibuk dengan administrasi pendaftaran, maka pertemuan baru dilakukan sekarang.
"Intinya PP Muhammadiyah memberikan banyak saran. Kemudian visi dan misi kami sama dengan Muhammadiyah bahwa harus kedepankan kesejahteraan masyarakat dan kami diminta untuk menjalankan program inovatif dan kreatif dan tidak monoton," katanya.
Afnan juga menambahkan, banyak hal yang dibahas kedua belah pihak. Salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah adalah agar Afnan-Singgih menjaga Kota Jogja menjadi kota yang toleran, kerukunan antar umat beragama dan persatuan serta kesatuan.
"Itu tentu akan kami jalankan jika diamanatkan masyarakat Jogja menjadi pemimpin pelayan mereka," ujarnya.
Adapun Singgih menyebut, dalam pertemuan itu Haedar juga menyatakan bahwa pemimpin Kota Jogja ke depan harus berkesinambungan dalam menyelesaikan persoalan di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten kota sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera.
"Jogja sebagai ibukota provinsi dan penjaga budaya, pendidikan dan wisata harus bisa melakukan lompatan agar lebih baik," ucapnya.
Menurut Singgih, prioritas penanganan permasalahan harus segera dilaksanakan bagi pemimpin terpilih ke depannya. "Solusi agar masyarakat bisa menjalani aktivitas dengan baik dari sisi kerukunan, kesejahteraan dan partisi masyarakat dalam membangun kota," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.