Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY meminta instansi terkait untuk menyosialisasikan kebijakan program subsidi tepat bahan bakar minyak jenis Pertalite khusus kendaraan roda 4 dengan optimal di wilayahnya. Jangan sampai akibat informasi yang kurang lengkap dan menyeluruh masyarakat kebingungan dengan adanya kebijakan itu.
Hal itu disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menerima audiensi PT.Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah bersama jajarannya di Komplek Kepatihan Pemda DIY beberapa waktu lalu. Audiensi itu bertujuan untuk meminta dukungan dari DIY terkait dengan rencana pelaksanaan subsidi tepat sasaran untuk Pertalite.
General Manager PT. Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Aribawa mengatakan, Sultan mendukung penuh program ini, dengan catatan program disosialisasikan dengan baik kepada seluruh masyarakat. Sri Sultan juga meminta untuk berkoordinasi dengan SKPD maupun OPD terkait agar program bisa terlaksana serta dilakukannya monitoring dan evaluasi secara rutin.
“Sebenarnya kami sudah melakukan sosialisasi mulai beberapa bulan terakhir. Kami secara umum terus mendorong masyarakat bagaimana cara melakukan pendaftaran melalui program subsidi tepat yakni melalui website subsidi tepat mypertamina.id,” katanya.
BACA JUGA: SPBU di DIY Mulai Sosialisasi Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite dan Solar
Pertamina Patra Niaga, kata dia juga terus mendorong program sosialisasi, sehingga ketika pemerintah melakukan penerapan program tersebut, diharapkan masyarakat DIY sudah siap. Ditambahkan pendaftaraan untuk program itu juga sudah dimulai, dengan target sasaran seluruh pemilik kendaraan roda 4, khususnya yang berbahan bakar bensin dan menggunakan pertalite.
"Sementara ini progres sudah mencapai kurang lebih 44% dengan harapan pada akhir September angka 100% dapat tercapai," ujarnya.
Sementara, Sr Manager Opt. & Maint. JBT Yock Yorlando menyampaikan bahwa, per bulan lalu telah dioperasikan jalur pipanisasi CY (Cilacap – Yogyakarta III) yang diameternya lebih besar yaitu 16 inch. “Beroperasinya pipa itu maka ketahanan stok di DIY secara keseluruhan tentunya akan lebih baik dan stabil, siap untuk mendukung semua program dalam pariwisata dan yang lainnya, kami sampaikan tadi bahwa fasilitas kita sudah meningkat drastis dalam sisi supply dan juga dalam sisi distribusi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.