Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY meminta instansi terkait untuk menyosialisasikan kebijakan program subsidi tepat bahan bakar minyak jenis Pertalite khusus kendaraan roda 4 dengan optimal di wilayahnya. Jangan sampai akibat informasi yang kurang lengkap dan menyeluruh masyarakat kebingungan dengan adanya kebijakan itu.
Hal itu disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menerima audiensi PT.Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah bersama jajarannya di Komplek Kepatihan Pemda DIY beberapa waktu lalu. Audiensi itu bertujuan untuk meminta dukungan dari DIY terkait dengan rencana pelaksanaan subsidi tepat sasaran untuk Pertalite.
General Manager PT. Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Aribawa mengatakan, Sultan mendukung penuh program ini, dengan catatan program disosialisasikan dengan baik kepada seluruh masyarakat. Sri Sultan juga meminta untuk berkoordinasi dengan SKPD maupun OPD terkait agar program bisa terlaksana serta dilakukannya monitoring dan evaluasi secara rutin.
“Sebenarnya kami sudah melakukan sosialisasi mulai beberapa bulan terakhir. Kami secara umum terus mendorong masyarakat bagaimana cara melakukan pendaftaran melalui program subsidi tepat yakni melalui website subsidi tepat mypertamina.id,” katanya.
BACA JUGA: SPBU di DIY Mulai Sosialisasi Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite dan Solar
Pertamina Patra Niaga, kata dia juga terus mendorong program sosialisasi, sehingga ketika pemerintah melakukan penerapan program tersebut, diharapkan masyarakat DIY sudah siap. Ditambahkan pendaftaraan untuk program itu juga sudah dimulai, dengan target sasaran seluruh pemilik kendaraan roda 4, khususnya yang berbahan bakar bensin dan menggunakan pertalite.
"Sementara ini progres sudah mencapai kurang lebih 44% dengan harapan pada akhir September angka 100% dapat tercapai," ujarnya.
Sementara, Sr Manager Opt. & Maint. JBT Yock Yorlando menyampaikan bahwa, per bulan lalu telah dioperasikan jalur pipanisasi CY (Cilacap – Yogyakarta III) yang diameternya lebih besar yaitu 16 inch. “Beroperasinya pipa itu maka ketahanan stok di DIY secara keseluruhan tentunya akan lebih baik dan stabil, siap untuk mendukung semua program dalam pariwisata dan yang lainnya, kami sampaikan tadi bahwa fasilitas kita sudah meningkat drastis dalam sisi supply dan juga dalam sisi distribusi,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.