Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman Baru Mencapai Rp6,3 Miliar
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul mengaku telah mendapat laporan dugaan kekerasan seksual atau pencabulan terhadap salah satu siswi sekolah dasar (SD) berumur 11 tahun di Kapanewon Nglipar, Gunungkidul pada Sabtu, (21/9/2024). Atas hal itu, Disdik akan memberi pendampingan.
Kepala Disdik Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan pihaknya melalui koordinator wilayah atau kepala sekolah telah bertemu dengan pihak keluarga korban. Sekolah juga langsung melaporan kejadian tersebut ke Disdik sehari setelah kejadian.
“Kami akan memberi pendampingan bersama psikiater juga,” kata Nunuk dihubungi, Rabu, (25/9).
Menurut Nunuk, dugaan pencabulan tersebut terjadi pada Jumat, (20/9) sore di luar lingkungan sekolah dan jam kegiatan pramuka.
Dia menegaskan orang tua perlu berhati-hati apabila melepas anak. Guna mencegah hal tersebut terjadi, ortu perlu memberi edukasi kepada anak, termasuk mengontrol waktu kegiatan anak.
“Tidak hanya dinas saja, orang tua juga perlu memberi edukasi. Semua perlu dijaga,” katanya.
BACA JUGA: Anak 11 Tahun di Gunungkidul Jadi Korban Dugaan Pencabulan
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Achmad Mirza mengatakan ada seorang anak perempuan berumur 11 tahun menjadi korban kekerasan seksual oleh pemuda berinisial HP,19 tahun di Kapanewon Nglipar, Gunungkidul, Jumat, (20/9/2024).
Dia menjelaskan kejadian berawal ketika korban yang diantar ayahnya sekolah untuk mengikuti kegiatan pramuka pukul 13.30 WIB. Dua jam setelahnya, korban pulang ke rumah bersama ibunya.
Di rumah, dia menceritakan bahwa tepat setelah dia berada di sekolah, korban didatangi HP. Korban dirangkul untuk diajak ke rumah kosong, di belakang sekolah.
Di sana, HP membungkam mulut korban dan menciumi serta meraba bagian sensitif korban. Korban sontak memberontak dan berlari kembali ke sekolah dan menghampiri teman-temannya.
HP kemudian diciduk warga dan telah diserahkan ke kepolisian. Saat ini HP menjadi tersangka dan telah ditahan sejak Sabtu, (21/9).
Kejadian tersebut menambah rentetan panjang kasus kekerasan seksual (KS) terhadap anak yang ada di Gunungkidul.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan ada 35 anak di Gunungkidul menjadi korban KS sejak Januari – 17 September 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 26 anak berjenis kelamin perempuan dan sembilan laki-laki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Dokter mengingatkan obesitas pada perempuan merupakan penyakit kronis yang meningkatkan risiko gangguan reproduksi, kehamilan, dan penyakit jantung.
Bandara Soekarno-Hatta siap melayani operasional perdana Airbus A380 Emirates pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung laga Chelsea vs AC Milan.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati mendukung Sekolah Rakyat Kulonprogo, namun meminta pemerintah mematangkan perencanaan dan evaluasi pelaksanaannya.
Dino Patti Djalal meminta perubahan iklim menjadi prioritas utama dunia dan mendorong Indonesia mempercepat target 100 GW energi surya.