TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Bawaslu Sleman melakukan perpanjangan pendaftaran pengawas TPS di 85 kalurahan di Bumi Sembada. Keputusan ini dilakukan karena jumlah pendaftar belum memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi Pendidikan dan Pelatihan, Bawaslu Sleman, Ahmad Shidiq Wiratama mengatakan, rekrutmen pengawas TPS di Pilkada 2-24 sudah dibuka mulai 12-28 September 2024. Total petugas yang dibutuhkan sebanyak 1.731 orang tau jumlahnya disesuaikan dengan jumlah TPS di Pilkada 2024.
BACA JUGA : Bawaslu Gunungkidul Buka Pendaftaran Pengawas TPS, Honor Rp800 Ribu
“Satu TPS ada satu pengawas dari bawaslu,” kata Aswi, sapaan akrabnya, Senin (30/9/2024).
Hingga pendaftaran ditutup tercatat ada pendaftar sebanyak ada pendaftar sebanyak 2.374 orang. Menurut dia, jumlah ini belum sesuai dengan persyaratan karena ada ketentuan bahwa pelamar paling sedikit dua kali dari yang dibutuhkan.
“Makanya dilakukan perpanjangan. Pengumuman perpanjangan sudah kami umumkan sejak 29 September hingga 1 Oktober,” ungkapnya.
Berdasarkan kajian yang dilakukan, lanjut Aswi, hanya Kalurahan Margorejo di Kapanewon Tempel yang telah memenuhi persyaratan. Namun, untuk 85 kalurahan di Kabupaten Sleman terpaksa dilaksanakan perpanjangan karena jumlah pendaftar belum sesuai dengan persyaratan.
“Besok [Selasa 1/10/2024] mulai perpanjangan pendaftaran hingga 10 Oktober mendatang,” katanya.
BACA JUGA : Bawaslu Sleman Butuh 1.731 Pengawas TPS untuk Pilkada 2024, Segini Honornya
Dia menambahkan, secara umum persyaratan untuk perpanjangan pendaftaran, tidak berbeda jauh dengan saat pendaftaran yang reguler. Yakni, warga negara Indonesia, sehat jasmani dan Rohani; tidak menjadi anggota atau simpatisan partai politik, berdomisili di kapanewon setempat hingga tidak boleh ada ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pilkada.
Hanya saja, sambung Aswi, di masa perpanjangan ini, syarat usia diturunkan dari awalnya 21 tahun di pendaftaran reguler, maka sekarang menjadi 17 tahun. “Perbedaan hanya di syarat usia. Untuk yang lain masih tetap sama dan mudah-mudahan rekerturmen Pengawas TPS bisa selesai tepat waktu,” katanya.
Senada diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar. Menurut dia, untuk rekrutmen Pengawas TPS sudah ada jadwalnya. Meski ada perpanjangan masa pendaftaran, namun tidak ada masalah karena kondisi ini sudah ada antisipasi sejak awal rektrutmen. Hal itu terlihat dari jadwal tahapan yang diperkirakan sejak awal sehingga masih optimistis dapat selesai tepat waktu.
Rencananya pelantikan Pengawas TPS dilaksanakan di awal November mendatang. “Diperpanjang karena dari sisi jumlah belum sesuai ketentuan, tapi ada juga perpanjangan karena syarat keterwakilan perempuan belum terpnuhi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.