Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Foto ilustrasi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah anak muda terlibat aksi kejar-kejaran di Jl. Selokan Mataram terpaksa diamankan kepolisian.
Sebelumnya beredar di media sosial adanya dugaan klitih di Jl. Selokan Mataram arah kampus UTY Jombor. Dalam narasi unggahan pada Minggu (29/9/2024) tersebut, sejumlah orang lantas diamankan Polsek setempat.
Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek Mlati, Kompol Irwiantoro menjelaskankejadian itu bukan lah klitih melainkan kesalahpahaman. Berawal dari saling salip menyalip di jalanan, dua rombongan anak muda lantas saling kejar-kejaran.
BACA JUGA : Viral Video Orang Meninggal Dikejar Klithih, Begini Penjelasan Polisi
Saat saling kejar ini, beberapa di antaranya lantas terjatuh. "Itu bukan klitih tapi hanya kesalahpahaman di antara dua kelompok rombongan anak-anak di jalan yang saling salip dan saling kejar dan terjatuh di jalan," kata Irwiantoro pada Senin (30/9/2024).
Irwiantoro menambahkan ada dua rombongan yang bersilisihpaham hingga kejar-kejaran ini. Rombongan pertama terdiri dari dua orang anak berboncengan menggunakan satu kendaraan bermotor. Sedangkan rombongan lainnya terdiri dari delapan enak yang saling berboncengan dengan empat motor.
"Yang bersilisihpaham dua anak boncengan satu kendaraan bermotor dengan delapan anak yang berboncengan empat kendaraan bermotor dan yang terjatuh dua kendaraan," ujarnya.
Aksi saling kejar ini dimulai di Jl. Magelang hingga ke arah Selokan Mataram. Saat terjatuh, anak-anak tadi lantas diamankan. "Awal mula kejar-kejar-kejaran di Jl. Magelang perempatan Pingit ke Utara selanjutnya dari arah Selokan Mataram ke kiri dan terjatuh di Dusun Gedongan Sinduadi dan diamankan dilokasi tersebut," jelas Irwiantoro.
Mengetahui kejadian tersebut polisi langsung datang ke lokasi dan membawa anak-anak tersebut ke Polsek. "Polsek Mlati datang ke TKP dan dibawa ke Polsek," ucapnya.
BACA JUGA : Polisi Tangkap 8 Terduga Kelompok Klitih yang Membacok Tiga Pemuda di Grogol Sukoharjo
Karena saling mengejar hingga terjatuh beberapa di antaranya mengalami luka ringan hingga lecet-lecet. Irwiantoro menambahkan bila masalah ini selanjutnya telah diselesaikan secara kekeluargaan. "Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan," ungkapnya.
Polisi tidak menemukan adanya senjata tajam dari anak-anak yang bersilisihpaham. "Tidak ada sajam, apabila ada pasti kita proses lebih lanjut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.