215.845 Warga Bantul Sudah Aktifkan IKD, Target 30 Persen Dikejar
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena kasus bunuh diri tengah marak beberapa waktu terakhir di wilayah DIY. Dalam seminggu terakhir terdapat enam kasus di berbagai tempat dan sampai dengan Oktober ini total ada 52 kasus bunuh diri di seluruh DIY
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan, dari 52 kasus itu terbanyak ada di Gunungkidul, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Kota Jogja. Namun pihaknya enggan merinci berapa jumlah detail kasus di tiap kabupaten kota.
BACA JUGA: Cegah Bunuh Dini, Peran Media Perlu Dioptimalkan
"Di Gunungkidul lebih banyak karena masalah faktor ekonomi. Kemudian masalah penyakit yang tidak sembuh-sembuh dan rata-rata usianya di atas 50 tahun," katanya, Kamis (10/10/2024).
Sementara di Sleman akar masalahnya yakni faktor ekonomi, konflik, dan ada juga akibat pemuda yang kepribadian introvert termasuk masalah pinjaman online atau pinjol serta penyakit kronis dengan rentang umur 20-60 tahun.
"Upaya untuk menekannya kami sudah melakukan edukasi. Kami juga pernah melatih kader kesehatan jiwa, khususnya kader kesehatan jiwa ini diminta untuk mendampingi pasien yang gangguan jiwa," ujarnya.
Pasien rumah sakit jiwa yang telah kembali ke masyarakat dipantau kondisinya untuk memastikan obat yang dikonsumsinya rutin, termasuk kesiapan masyarakat untuk menerima kembali pasien tersebut. Sebab lingkungan yang nyaman bagi mantan pasien rumah sakit jiwa sangat penting.
"Kami juga bekerja sama dengan beberapa kampus melakukan seminar dan melakukan literasi juga," jelasnya.
BACA JUGA: Tips Cegah Ide Bunuh Diri, Jaga Tubuh Aktif dan Terkena Sinar Matahari
Di sisi lain, upaya skrining kesehatan jiwa juga terus digalakkan. Pada saat event tertentu pihaknya membuka stand pojok skrining kesehatan jiwa untuk mengidentifikasi sejak awal guna mencegah kasus yang merugikan.
"Ini yang kami kuatkan kalau orang pergi memeriksakan jiwanya bukan karena dia sakit jiwa, justru karena dia ingin sehat jiwanya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.