PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Warga Nahdliyyin Cangkringan yang tergabung dalam Relawan Bintang Sembilan Kapanewon Cangkringan menyatakan dukungannya kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, pada Pilkada Sleman 2024./ Ist
SLEMAN – Warga Nahdliyyin Cangkringan yang tergabung dalam Relawan Bintang Sembilan Kapanewon Cangkringan menyatakan dukungannya kepada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman nomor urut 2, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa, pada Pilkada Sleman 2024.
Pernyataan dukungan di Pilkada Sleman 2024 tersebut disampaikan dalam acara deklarasi di Joglo Watugede, Padukuhan Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, pada Kamis (17/10/2024) malam.
Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Calon Bupati Sleman, Harda Kiswaya yang berpasangan dengan Danang Maharsa di Pilkada Sleman 2024, serta Inisiator Gerakan Nahdliyyin Muda Sleman (Genah Muslem), Mufti Al Lutfi.
Ketua Relawan Bintang Sembilan Kapanewon Cangkringan, Andrian Hendri Krismanto, menjelaskan bahwa dukungan pada Pilkada Sleman 2024 ini diberikan kepada pasangan Harda-Danang. Alasannya, selama menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman dan Wakil Bupati Sleman keduanya dinilai memiliki integritas.
“Keduanya adalah sosok dengan rekam jejak bersih. Kami membutuhkan pemimpin yang jujur dan amanah,” ujar Andrian.
Andrian juga menambahkan bahwa calon bupati nomor urut dua Harda Kiswaya dikenal sebagai sosok religius moderat yang dekat dengan komunitas Nahdliyyin. Sedangkan, pasangannya Danang Maharsa adalah tokoh muda dengan semangat nasionalisme di Sleman.
BACA JUGA: Tugas Berat KPU Sleman dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
“Di bawah kepemimpinan Pak Harda dan Mas Danang, kami yakin Sleman akan menjadi lebih baik, terbuka, dan toleran,” tambahnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Harda Kiswaya menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada warga Nahdliyyin Cangkringan. Dukungan ini sangat berarti bagi saya dan Mas Danang. Bersama-sama, Insyaallah, kita akan menjadikan Sleman lebih baik,” ujar Harda.
Selain warga dari Kapanewon Cangkringan, deklarasi ini juga didukung oleh para inisiator Gerakan Nahdliyyin Muda Sleman dan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari simpul Nahdliyyin di wilayah Sleman Timur, seperti Prambanan, Berbah, Kalasan, Depok, dan Ngemplak. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Harga Pertamax turun mulai Agustus 2026, tetapi selisih hampir Rp6.000 per liter dengan Pertalite dinilai masih memicu migrasi ke BBM subsidi.
Jogja Run'nShine 2026 menargetkan 3.500 pelari dengan konsep sporty & artsy. Event digelar 18-20 September di Jogja.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.