BPBD Bantul Salurkan 3,840 Juta Liter Air Bersih

Jumali
Jumali Rabu, 23 Oktober 2024 16:27 WIB
BPBD Bantul Salurkan 3,840 Juta Liter Air Bersih

Ilustrasi./Reuters-Mike Hutchings

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengklaim telah menyalurkan 3,840 juta liter air bersih atau 768 tangki ke 13.245 jiwa dari 10 kapanewon di Bumi Projotamansari. Air bersih tersebut disalurkan sejak 29 Juni hingga 21 Oktober 2024.

"Air bersih tersebut kami salurkan ke daerah yang memang mengalami kekeringan," kata Kepala BPBD Bantul Agus Yuli Herwanta, Rabu (23/10/2024).

BACA JUGA : Kekeringan Parah, Polres Kulonprogo Bantu Dropping Air ke Tiga Padukuhan di Kokap

Terkait dengan 10 kapanewon yang mendapatkan dropping air bersih tersebut, Agus Yuli menambahkan ada di Kapanewon Pajangan, Sedayu, Kasihan, Piyungan, Dlingo, Pleret, Imogiri, Bambanglipuro, Pundong dan Pandak. Sedangkan, dropping air terbanyak diberikan kepada warga Kapanewon Dlingo, dengan  1,180 juta liter air. Lalu, 645.000 liter air untuk warga di Kapanewon Pundong, dan 605.000 liter air untuk warga di  kapanewon Pandak.

Disinggung mengenai kendala yang dihadapi, Agus Yuli mengungkapkan, sejauh ini BPBD Bantul baru memiliki dua mobil tangki air. Dimana, hanya satu mobil tangki yang bisa digunakan untuk penyaluran air. Sedangkan satu mobil lainnya untuk menanganai kebakaran.

"Untuk itu kami berharap ada tambahan mobil untuk mengangkut air, agar proses dropping air bisa berjalan optimal," harap Agus Yuli.

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja mengungkapkan telah ada rapat koordinasi terkait risiko bencana dan juga perencanaan untuk menanggulanginya. "Nah, salah satunya yang dibahas adalah keterbatasan sarana dan prasaraa. Saat ini kami baru menyelesaikan peta risiko bencana," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online