Fakta Stunting di Bantul, 6 dari Sepuluh Anak Tinggal dengan Perokok
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Dinas Kebudayaan DIY bersama Komunitas Paseduluran Angkringan Silat memaparkan acara bertajuk Pencak Wisata Budaya 4 tahun 2024, Rabu (23/10/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Paseduluran Angkringan Silat bersama Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY akan menggelar Pencak Wisata Budaya 4 Tahun 2024. Salah satu warisan budaya tak benda Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO ini diharapkan bisa memperkuat eksistensi pencak silat di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya Disbud DIY Dwi Agung Hernanto menyampaikan bahwa acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Sri Paduka KGPAA Paku Alam X, Paniradya Kaistimewan DIY, dan Kundha Kabudayan DIY.
“Pencak Wisata Budaya 4 diharapkan dapat membangkitkan semangat pelestarian pencak silat dan memperkenalkannya kepada generasi muda,” ujarnya, Rabu (23/10/2024).
Sejak 2012, Paseduluran Angkringan Silat telah konsisten mengadakan berbagai acara untuk mempromosikan pencak silat, seperti Pencak Malioboro Festival dan Pencak Wisata Budaya. Pada tahun ini, Pencak Wisata Budaya 4 hadir dengan sejumlah agenda menarik, antara lain Pencak Wisata Budaya, Lomba Koreografi Pencak untuk Anak dan Pencak 4 Jam.
"Nanti juga ada pergelaran Pencak Silat di Titik Nol Malioboro yang menjadi ajang promosi bagi berbagai perguruan dan aliran pencak silat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pencak silat kepada masyarakat luas dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya ini," jelasnya.
Perwakilan Komunitas Paseduluran Angkringan Silat Yosi Antok Sugiato Suryadi menyebut, pencak silat bukan hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga merupakan cerminan identitas dan jati diri bangsa Indonesia. Melalui Pencak Wisata Budaya 4, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama melestarikan warisan budaya Nusantara.
"Dengan demikian, Pencak Silat dapat terus tumbuh dan berkembang serta menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya.
Adapun rangkaian Pencak Wisata Budaya 4 tahun 2024 ini dimulai dengan acara lomba koreografi pencak untuk anak pada 25 – 26 Oktober 2024, pencak wisata budaya pada 24 – 26 Oktober 2024, Pencak 4 Jam pada 26 Oktober 2024, kemudian bazar pada 25 – 26 Oktober 2024, ada pula workshop pencak silat pada 25 – 26 Oktober 2024 dan lomba mewarnai gambar pencak pada 26 Oktober 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Qatar akan mengirim delegasi seni ke Jogja pada Desember 2026 untuk memperingati 50 tahun hubungan Indonesia-Qatar sekaligus membahas kerja sama budaya
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026