Investasi di Gunungkidul Serap 10.738 Orang Tenaga Kerja
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman dijadwalkan menggelar debat pertama yang menghadirkan calon bupati, Minggu (27/10/2024). Jumlah simpatisan masing-masing pasangan calon dibatasi hanya sebanyak 30 orang.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan selama masa kampanye akan ada tiga kali penyelenggaraan debat. Rencananya, debat pertama menghadirkan calon bupati diselenggarakan pada 27 Oktober 2024.
Adapun debat kedua menghadirkan calon wakil bupati yang akan diselenggarakan 3 November 2024. Sedangkan debat pamungkas akan menghadirkan calon bupati dan wakil bupati diselenggarakan di 12 November 2024. “Semua akan disiarkan di TV. Untuk debat ketiga ada perubahan jadwal dari awalnya 10 November diuban menjadi 12 November,” kata Huda, Jumat (25/10/2024).
Pihaknya sudah mulai mempersiapkan untuk kelancaran pelaksanaan debat yang pertama. Untuk sisi tema akan mengambil pembahasan tentang kesejahteraan rakyat, ekonomi dan sumber daya alam.
Selain menyiapkan dari sisi teknis agar debat berjalan dengan lancar, juga ada persiapan lain terkait dengan penonton yang hadir di studio. Direncananya, jumlah yang hadir akan dibatasi karena setiap pasangan calon hanya mendapatkan jatah undangan sebanyak 30 orang. “Dibatasi hanya 30 orang. Ini sudah termasuk untuk calon hingga anggota keluarga dari calon bupati maupun wakil bupati,” katanya.
Di sisi lain, Huda juga mengakui bahwa ada koordinasi dengan pihak keamanan untuk mengantisipasi adanya masa dukungan dari pasangan calon. Hal ini berkaca pada penyelenggaraan pengambilan nomor urut ada Arakan massa dari pendukung masing-masing calon. “Ini tetap harus diantisipasi, makanya kita lakukan koordinasi dengan pihak keamanan. Tujuannya, agar pelaksanan debat dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
BACA JUGA: Pasangan Calon di Pilkada Jogja Mulai Bersiap Menghadapi Debat Perdana
Anggota KPU Sleman, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, mulai 25 September lalu sudah memasuki tahapan kampanye. Rencananya kampanye selesai pada 23 November 2024. “Ada waktu kampanye selama 60 hari,” katanya.
Untuk pelaksanaan kampanye terdiri dari tiga, yakni rapat umum, pertemuan terbatas dan tatap muka. Untuk rapat umum, masing-masing pasangan calon hanya mendapatkan jatah satu kali, sedangkan kegiatan pertemuan terbatas dan tatap muka bisa dilakukan setiap hari. “Ketentuan dalam kampanye sudah diatur dalam PKPU No.13/2024,” kata Aan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.