Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Ilustrasi kapal nelayan-Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa Koperasi Panjolo Karto Mukti, Kalurahan Girikarto, Panggang akan mendapat lima perahu motor tempel dari Titiek Soeharto.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi mengatakan pemberian lima perahu motor tempel tersebut juga diikuti pemberian mesin kapal dan alat tangkap nelayan.
“Rabu kemarin kami lakukan verifikasi bantuan kapal, mesin, dan alat tangkap dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di Girikarto,” kata Wahid dihubungi, Minggu, (3/11).
Wahid menambahkan bantuan perahu motor tempel tersebut berasal dari Dana Aspirasi Ketua Komisi 4 DPR RI Dapil DIY, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto. Perahu ini akan digunakan untuk mendukung keberadaan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Gesing. “Akhir 2024 ini bantuan tersebut akan diserahterimakan,” katanya.
Menurut DKP DIY, PPP Gesing mampu menampung 50 perahu motor tempel dan 40 kapal sekoci. PPP tersebut juga diproyeksikan menghasilkan produksi perikanan tangkap sebesar 5.920 ton per tahun, senilai sekitar Rp88 miliar.
PPP Gesing diproyeksikan menjadi Tourism Fishing Port di mana akan ada pusat kuliner perikanan yang dapat menjadi pilihan wisatawan apabila berkunjung ke Gunungkidul.
BACA JUGA: Pelabuhan Gesing Segera Diresmikan, Jadi Harapan Baru Perikanan Gunungkidul
Lebih jauh, Wahid menerangkan produksi perikanan tangkap hingga triwulan ketiga 2024 mencapai 2.622.808 kilogram (kg) atau 2.622 ton. Adapun target produksi perikanan tangkap mencapai 4.106 ton. Dengan begitu capaian baru 64%.
“Insyallah target dapat tercapai soalnya tren produksi akhir tahun lebih banyak,” ucapnya.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto mengatakan musim tangkap ikan masuk ke mongso enam. Tidak ada kendala dalam menangkap ikan.
“Mongso enam ini cuaca masih bagus. Kalau mongso tujuh itu yang bahaya, angin barat daya besar,” kata Rujimanto.
Adapun mayoritas tangkapan ikan di laut November – Desember lebih banyak ikan jenis layur dan kembung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.