Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Berbagai ormas di Kota Jogja pada gelaran Ormas Award yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Jogja di Hotel Burza, Selasa (5/11/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jogja mendorong organisasi masyarakat (ormas) untuk ikut serta menyukseskan gelaran Pilkada.
Kepala Badan Kebangpol Kota Jogja Nindyo Dewanto menjelaskan ormas punya peranan penting. Selama ini ormas menjadi kepanjangan tangan Pemkot Jogja. Berbagai program strategis Pemkot Jogja turut disosialisasikan kepada ormas.
"Berkala kami ada pertemuan dengan ormas menyampaikan program pemerintah, salah satunya menyukseskan Pilkada," ujar Nindyo saat ditemui usai mengisi acara di Hotel Burza, Selasa (5/11/2024).
Nindyo mengatakan sepanjang tahapan Pilkada ini ormas telah melakukan sejumlah upaya untuk menciptakan kondusivitas di Kota Jogja. Badan Kesbangpol secara rutin melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan KPU. Hasilnya, akan turut disosialisasikan kepada ormas.
Salah satunya terkait dengan jadwal debat publik yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Setidaknya, masyarakat bisa memahami kapan pelaksaan debat publik dan bagaimana prosedur debat publik itu. Di sisi lain ormas berinisiatif melakukan cross check terhadap kebenaran suatu isu ataupun kegiatan yang berkaitan dengan Pilkada.
BACA JUGA: Festival Pilkada Jogja Biaya Pendidikan, UMK dan Sampah Jadi Perhatian Pemilih Muda
"Kita tahu di jalan banyak APK yang tidak pada tempatnya itu ormas memberi masukan kepada kami. Kami. sampaikan ke Bawaslu, KPU, untuk bisa dilakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan," imbuhnya
Nindyo menuturkan secara keseluruhan setidaknya ada 157 ormas di Kota Jogja. Namun, hanya ada 97 ormas aktif yang tercatat di Badan Kesbangpol Kota Jogja. Seluruhnya bergerak di berbagai bidang. Mulai dari politik, pendidikan, ekonomi, wanita, anak, dan bidang lainnya. Sebanyak 97 ormas itulah yang kemudian digandeng dan menjadi mitra Badan Kesbangpol Kota Jogja.
Nindyo menyadari beberapa ormas terafiliasi dengan parpol tertentu. Namun, dia memastikan Badan Kesbangpol tetap menjunjung tinggi netralitas. Ormas tidak diperkenankan untuk membawa identitas parpol atau paslon dan dilarang melakukan aktivitas politik ketika berkegiatan dengan Badan Kesbangpol Kota Jogja. Dia berharap masing-masing ormas bisa memaksimalkan perannya dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi Pilkada 2024.
"Selalu kita tekankan ini pesta rakyat. Ormas adalah bagian dari rakyat. Pesta itu senang, meriah tidak ada gangguan apapun dan teman-teman komitmen untuk menjaga kondusivitas di Kota Jogja," ungkapnya. (Alfi Annissa Karin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.