Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus, Gunungkidul, beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mencatat angka kunjungan pada Oktober 2024 mencapai 178.046 orang dengan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp1,7 miliar. Dengan tambahan PAD ini, maka total PAD sudah mencapai Rp28 miliar.
Adapun target PAD Dispar Gunungkidul pada 2024 sebesar Rp29 miliar. Awal Oktober lalu, capaian PAD sudah menyentuh Rp26,4 miliar. Apabila capaian ini ditambahkan dengan PAD Oktober 2024, maka sudah total PAD sudah Rp28,1 miliar. Dengan begitu, Dispar masih perlu mengejar sekitar Rp1 miliar.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan apabila membandingkan dengan angka kunjungan pada September 2024, maka angka kunjungan Oktober ada penurunan.
Angka kunjungan pada September ada 247.550 orang dengan perolehan PAD mencapai Rp2,5 miliar.
Menurut dia, penurunan wisatawan merupakan dampak dari cuaca panas ekstrem dan peralihan musim dari kemarau ke hujan atau pancaroba.
“Oktober itu libur sekolah dan long week end juga tidak ada, jadi turun,” kata Supriyanta dihubungi, Selasa, (5/11/2024).
BACA JUGA: Dinkes Jogja Catat 3.379 Pasien di Puskesmas Didiagnosa Stroke
Supriyanta menambahkan situasi sektor pariwisata di Gunungkidul kembali normal pasca isu megathrust. Isu ini hanya berdampak pada dua hingga tiga pekan setelah mencuat.
Disinggung ihwal upaya mencapai target kunjungan, dia mengaku pihak swasta akan banyak menggelar acara pada akhir tahun. Sebab itu, angka kunjungan akan meningkat ketika akhir tahun.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto mengaku hotel dan penginapan belum melakukan persiapan guna menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2025. Biasanya, kata dia pemilik dan pengelola akan merancang agenda awal Desember.
“Tapi kami berharap juga agar Dinas Pariwisata Gunungkidul dapat menggelar event menyambut tahun baru,” kata Sunyoto.
Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama Pariwisata Dispar Gunungkidul, Emy Nur Aini mengaku pihaknya tidak akan menggelar event menyambut akhir tahun. Senada dengan Supriyanta, pihak swasta akan menyelenggarakan banyak event.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.