Pelintasan Liar Jalur KA di Jogja Masih Tersisa 14 Titik
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Ilustrasi warga sedang membersihkan sisa material talut yang ambrol di Dusun Ketos, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Tanah longsor menjadi salah satu potensi bencana yang ada di Bantul. Tim SAR Distrik Bantul meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana tersebut.
Kasi Ops SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menilai musim hujan yang terjadi belakangan dapat menjadi pemicu terjadinya potensi bencana tersebut.
Menurut Bondan, intensitas hujan diperkirakan terus meningkat hingga akhir Desember 2024. Dalam waktu tersebut, menurut Bondan bencana longsor dapat terjadi di daerah rawan longsor.
Dia menuturkan ada beberapa lokasi yang memiliki potensi longsor di DIY. Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami longsor antara lain Bukit Bintang, daerah sekitar Jalur Cinomati, dan Makam Raja-raja Imogiri. “Kami perkirakan akhir Desember akan terjadi banyak bencana atau musibah dengan [perkiraan] curah hujan yang ada,” ujarnya saat ditemui di kawasan Makam Raja-raja Imogiri, Jumat (8/11/2024).
Dia pun meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana tersebut. Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan apabila terjadi retakan tanah yang dapat berpotensi terjadi longsor.
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, BPBD Bantul Minta Masyarakat Waspadai Kawasan Rawan Longsor
Sementara Staf Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pasca Bencana, BPBD Bantul, Budianta menyampaikan pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana longsor. “Selama ini kami memberikan sosialisasi ketika ada tanda rekahan atau pohon yang doyong perlu diantisipasi, dicurigai [berpotensi] longsor saat musim hujan,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, pihaknya akan meningkatkan kesiapsiagaan potensi terjadi longsor, banjir dan angin kencang selama memasuki musim penghujan.
Dia menuturkan, BPBD Bantul akan mengaktifkan 39 pos banjir dan longsor (bansor) untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut di beberapa wilayah rawan banjir dan tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.
Kahitna membagikan rahasia tetap kompak dan bertahan selama 40 tahun di industri musik Indonesia, mulai dari saling menerima hingga menjaga identitas musik.