Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Ilustrasi warga sedang membersihkan sisa material talut yang ambrol di Dusun Ketos, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Tanah longsor menjadi salah satu potensi bencana yang ada di Bantul. Tim SAR Distrik Bantul meminta agar masyarakat mewaspadai potensi bencana tersebut.
Kasi Ops SAR DIY Distrik Bantul, Bondan Supriyanto menilai musim hujan yang terjadi belakangan dapat menjadi pemicu terjadinya potensi bencana tersebut.
Menurut Bondan, intensitas hujan diperkirakan terus meningkat hingga akhir Desember 2024. Dalam waktu tersebut, menurut Bondan bencana longsor dapat terjadi di daerah rawan longsor.
Dia menuturkan ada beberapa lokasi yang memiliki potensi longsor di DIY. Beberapa wilayah yang berpotensi mengalami longsor antara lain Bukit Bintang, daerah sekitar Jalur Cinomati, dan Makam Raja-raja Imogiri. “Kami perkirakan akhir Desember akan terjadi banyak bencana atau musibah dengan [perkiraan] curah hujan yang ada,” ujarnya saat ditemui di kawasan Makam Raja-raja Imogiri, Jumat (8/11/2024).
Dia pun meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana tersebut. Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan apabila terjadi retakan tanah yang dapat berpotensi terjadi longsor.
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, BPBD Bantul Minta Masyarakat Waspadai Kawasan Rawan Longsor
Sementara Staf Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Pasca Bencana, BPBD Bantul, Budianta menyampaikan pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana longsor. “Selama ini kami memberikan sosialisasi ketika ada tanda rekahan atau pohon yang doyong perlu diantisipasi, dicurigai [berpotensi] longsor saat musim hujan,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, pihaknya akan meningkatkan kesiapsiagaan potensi terjadi longsor, banjir dan angin kencang selama memasuki musim penghujan.
Dia menuturkan, BPBD Bantul akan mengaktifkan 39 pos banjir dan longsor (bansor) untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut di beberapa wilayah rawan banjir dan tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Kebakaran rumah di Weru Sukoharjo menghanguskan bangunan dan isinya. Kerugian ditaksir Rp200 juta, termasuk uang dan perhiasan emas.
Indonesia meraih lima emas di Asian Games 2026 dan finis peringkat 16 dengan total 39 medali, melampaui target empat emas.
Eks pimpinan keselamatan OpenAI David Robinson mundur dan memperingatkan risiko keamanan AI serta pentingnya pengawasan independen.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.