Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sampah menumpuk di Depo RRI, Kotabaru, Jumat (15/11/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP Kota Jogja menerjunkan sejumlah personel Satgas Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di dua depo sampah. Upaya ini dilakukan untuk menjaga depo tersebut dari sampah liar yang dibuang tidak sesuai jadwal.
Kabid Linmas Satpol PP Kota Jogja, Suwarno menjelaskan dua depo sampah yang dijaga ini meliputi Depo Karang, Kotagede dan Depo RRI, Kotabaru. “Sesuai permintaan DLH [Dinas Lingkungan Hidup] Kota Jogja, hanya di dua depo tersebut,” ujarnya, Jumat (15/11/2024).
Penjagaan oleh Satgas Linmas dilakukan di malam hari, yang dibagi dalam dua sif, yakni pukul 21.00 WIB-24.00 WIB dan pukul 24.00-06.00 WIB. Penjagaan di malam hari diperlukan karena menjadi jam rawan pembuangan sampah liar. Di samping itu, pada siang hari depo-depo sudah dijaga oleh personel dari DLH Kota Jogja.
Adapun jumlah personel Satgas Linmas yang disiagakan dalam penjagaan ini menyesuaikan dengan kebutuhan di setiap depo. “Kondisional sesuai situasi kondisi depo. Depo Karang yang pembuang sampah di luar jam buang banyak, kita plot 10 personil,” ujar dia.
BACA JUGA: Uji Coba Penimbangan di Depo Sampah Kota Jogja Diperpanjang
Adanya penjagaan depo sampah oleh Satgas Linmas ini menurutnya cukup efektif mencegah pembuangan sampah liar yang dibuang di luar jam yang sudah dijadwalkan. “Selama ada penjagaan tidak ada yang membuang sampah sembarangan,” kata dia.
Sebelumnya, Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Kota Jogja, Haryoko, mengungkapkan melubernya sampah di depo RRI, Kotabaru, disebabkan banyaknya pembuang sampah liar di situ, termasuk dari warga luar Kotabaru, karena tidak adanya penjagaan.
Maka pihaknya meminta Satpol PP Kota Jogja membantu memfasilitasi penjagaan depo yang rawan sampah liar tersebut dan belum ada personel yang menjaga, salah satunya di depo RRI, Kotabaru. “Di situ sudah ada yang menjaga tapi cuma pagi, setelah itu ga ada yang menjaga.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Anggaran Kemendikdasmen 2027 disetujui Rp61,1 triliun. Pemerintah juga mengajukan tambahan Rp157,76 triliun untuk berbagai program pendidikan.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Qodari menegaskan komunikasi kebijakan sama pentingnya dengan program pemerintah. Bakom RI akan mengoptimalkan jejaring 8.000 humas.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.