Gunungkidul Belum Tetapkan Siaga Kekeringan, Ini Alasannya
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman mulai mendistribusikan logistik untuk keperluan pemungutan suara di Pilkada 2024, Senin (25/11/2024). Di hari pertama pengiriman dengan menyasar di 11 kapanewon di Bumi Sembada.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, logistik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati sudah lengkap dan telah dipacking ke kotak suara. Jumlahnya disesuaikan dengan TPS di Pilkada Sleman 2024.
“Sudah lengkap dan sekarang sudah mulai didistriubsikan ke PPS di kalurahan,” kata Baehaqi, Senin siang.
Dia menjelaskan, untuk pendistribusian ditargetkan selesai dalam dua hari. Hal ini dilakukan dengna mempertimbangkan jarak, kondisi geografis dan jumlah TPS.
Di hari pertama pengiriman difokuskan di 11 kapanewon yang lokasinya berada di pinggiran dan perbatasan wilayah seperti Cangkringan, Ngemplak, Minggir, dan lainnya. Adapun hari kedua, pengiriman dilaksanakan untuk enam kapanewon yang berada di Kota Sleman dan sekitarnya.
BACA JUGA: Bawaslu Gunungkidul Lakukan Patroli Menjelang Hari Pemungutan Suara
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan malam sebelum coblosan semua logistik sudah terdistribusi ke TPS,” katanya.
Baehaqi memastikan untuk pengiriman, keamanan menjadi salah satu prioritas. Guna menghindari risiko kehujanan dan terjatuh, pengiriman akan menggunakan kendaraan boks tertutup.
“Sudah ada kerja sama dengan pihak ketiga dan dipastikan pengiriman akan memperhatinkan keamanannya,” kata dia.
Sebelumnya, Ketua KPU DIY, Ahmad Shidqi memastikan keamanan dalam pengiriman logistik pilkada aman dan terhindar dari risiko kerusakan. guna mengurangi risiko kerusakan, setiap logistik yang ada akan dikelompok sesuai dengan jenisnya untuk kemudian diplastik. Setelah itu, semua dimasukan dalam plastic besar yang selanjutnya dimasukan ke dalam kotak suara.
“Setelah masuk kotak dan tersegel, maka akan dibungkus mengunakan plastik lagi biar tambah aman,” katanya.
Selain itu, pada saat pengiriman juga menggunakan mobil boks tertutup sehingga risiko kerusakan akibat terkena air hujan bisa ditekan sekecil mungkin. Rencananya logistik pilkada mulai dikirim pada Senin (25/11/2024) untuk Kabupaten Sleman, Bantul dan Gunungkidul.
“Untuk Kota Jogja dan Kulonprogo, pengiriman dilaksanakan pada Selasa [26/11/2024]. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan logistik dapat terdistribusi dengan baik di masing-masing TPS,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Simak jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 lengkap dengan niat, tata cara, dan keutamaannya menjelang Iduladha.
PLN pastikan listrik Sumatra pulih bertahap usai gangguan transmisi, 176 gardu induk kembali normal.
Selat Solo jadi alternatif olahan daging kurban yang unik. Perpaduan Jawa-Belanda, lezat, dan makin populer saat Idul Adha.
Kelangkaan solar subsidi di luar Jawa picu antrean panjang dan lonjakan biaya logistik jelang Iduladha 2026.
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.