130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Wisatawan sedang bermain air di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata Pada Saat Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Gunungkidul. SE ini berfokus pada kesiapan pelaku wisata dalam menyambut wisatawan, di antaranya terkait tarif parkir dan harga yang wajar untuk wisatawan.
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan pihaknya telah menyampaikan SE tersebut ke pengelola usaha jasa pariwisata, hotel, restoran, dan tempat rekreasi hingga ke pengelola Desa Wisata.
BACA JUGA : Jelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Gunungkidul Pantau Minimarket Pinggiran
Dalam SE tersebut, ada 12 poin yang menjadi perlu pelaku wisata perhatikan dalam memberi pelayanan ke wisatawan. Dua poin dalam SE tersebut mengharuskan agar pelaku wisata tidak melakukan kecurangan. Dimana pelaku wisata memungut tarif parkir dengan harga wajar untuk pengelola parkir milik pribadi dan menggunakan karcis parkir sesuai dengan peruntukannya bagi pengelola parkir yang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Gunungkidul.
"Sepuluh poin sisanya, antara lain memastikan kebersihan, kesehatan, keindahan, dan keamanan wisatawan di destinasi wisata bagi pemilik usaha jasa pariwisata; memasang daftar harga bagi pemilik warung makan, kios souvenir, dan pusat oleh-oleh; memasang daftar harga sewa kamar bagi pemilik hotel/losmen/penginapan; dan memasang daftar harga sewa gazebo untuk pemilik gazebo," katanya dikutip, Selasa (3/12/2024).
Selain itu, pengelola wisata tidak memarkir kendaraan di bahu jalan, karena akan menghambat arus lalu lintas; memasang tarif per paket bagi penyedia jasa snorkeling, kano, flying fox, outbound, river tubing, dan jasa lainnya; melaporkan kegiatan perayaan tahun baru di destinasi wisata terdekat.
Kemudian mendorong agar calon wisatawan melakukan transaksi secara nontunai guna menyukseskan program pemerintah; memastikan adanya izin keramaian jika melaksanakan event atau atraksi wisata di destinasi wisata; dan selalu menjaga Sapta Pesona Pariwisata di destinasi wisata.
Adapun terhadap calon wisatawan, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengimbau agar pelaku wisata dan wisatawan untuk memperhatikan kondisi cuaca.
“Cuaca kan bisa terang ketika mau berwisata, tapi sampai di lokasi hujan kan bisa. Mereka perlu siap payung dan sebagainya,” kata Supriyanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.
Aston Villa juara Liga Europa setelah kalahkan Freiburg 3-0. Bek berdarah Indonesia, Ian Maatsen, turut merayakan gelar juara bersama skuad asuhan Unai Emery.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.