Hadapi Lonjakan Sampah saat Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Kota Jogja Andalkan 4 Titik TPS3R

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Senin, 09 Desember 2024 17:47 WIB
Hadapi Lonjakan Sampah saat Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Kota Jogja Andalkan 4 Titik TPS3R

Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA— Datangnya wisatawan dari berbagai daerah saat libur natal dan tahun baru (nataru) akan meningkatkan jumlah timbulan sampah di Kota Jogja. Pemkot Jogja diminta untuk mengantisipasinya.

Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja Bambang Seno Baskoro memastikan Pemkot Jogja serius dalam menangani persoalan sampah, khususnya pada momentum nataru kali ini. Bambang menuturkan, Pemkot Jogja masih tetap akan mengandalkan 4 titik TPS 3R, meliputi TPS 3R Nitikan, Karangmiri, Kranon, dan TPS 3R yang berlokasi di Sitimulyo, Piyungan, Bantul.

"Kita berharap bisa selesai," ujarnya saat ditemui di kawasan Malioboro, Senin (9/10/2024).

BACA JUGA: Satpol PP Bantul Tetap Galakkan OTT Sampah Meski Libur Natal dan Tahun Baru

Bambang mengatakan, kini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja tengah melakukan uji coba 4 unit insinerator. Seluruhnya terletak di Giwangan, Piyungan, dan Sitimulyo. Teknologi ini digadang-gadang bisa mengolah sampah hingga 200 ton perhari. Masing-masing insinerator punya kapasitas yang berbeda-beda, mulai dari 25 ton, 30 ton, hingga 40 ton.

Diharapkan, keempat insinerator itu akan siap dioperasionalkan pada awal Januari 2025. Bambang menyebut tak ada kendala apapun yang ditemui dalam hal teknis. Hanya saja, dia mengakui ada masalah sosial yang harus dihadapi.

"Masyarakat ingin sampah bersih, tapi tidak semua masyarakat mau tempatnya atau dekat lingkungannya dipakai untuk pengolahan sampah. Jadi ini yang penting adalah memberikan sosialisasi bahwa sampah ini adalah untuk diselesaikan bersama," imbuhnya.

BACA JUGA: Momen Libur Tahun Baru, DLH Gunungkidul Terjunkan 100 Petugas Kebersihan

Bambang memastikan kini DLH Kota Jogja masih terus berproses menuntaskan sampah. Ini termasuk untuk membersihkan berbagai tumpukan sampah di ruas-ruas jalan. Dia mengajak masyarakat untuk bersabar. Sebab, persoalan sampah tak bisa selesai hanya dalam satu dua hari lantaran ada berbagai tahapan yang harus dilewati.

"Mohon sabar, langkah jangka panjang penyelesaian sampah di Kota Jogja akan diselesaikan dengan teknologi (insinerator). Itu yang bisa menyelesaikan sampah di Kota Jogja," ungkapnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online