Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Cabai rawit - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Harga cabai di pasar Lelang Sleman masih rendah hingga mendekati libur natal dan tahun baru (nataru). Kondisi ini tidak beda jauh dari dua bulan sebelumnya ketika harga cabai anjlok di bawah Rp10.000.
Dari data Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, harga cabai merah keriting di pasar lelang pada awal Oktober lalu Rp6.009 per kg. Sedangkan dari pantauan pada Minggu (8/12/2024), harga cabai merah keriting Rp7.000 per kg. Sedangkan untuk cabai rawit di kisaran Rp20.000 hingga Rp23.000 per kg.
“Harga cabai hingga saat ini masih rendah, khususnya cabai keriting. Satu minggu ini harga mulai merangkak naik, kalau hujannya merata di daerah-daerah sentra kemungkinan besar harga akan membaik,” ujar pala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono, Senin (9/12/2024).
Harga cabai saat nataru menurutnya tidak akan tinggi karena di beberapa sentra masih banyak panenan. “Kecuali hujannya extrim, akan banyak tanaman rusak atau puso, mengakibatkan kenaikan harga cabai,” ungkapnya.
Kondisi serupa juga kemungkinan masih akan terjadi pada 2025 mendatang. “Proyeksi harga cabai 2025 kemungkinan besar tidak akan berbeda jauh dengan tahun ini, kecuali iklimnya normal, tidak El Nino atau la Nina,” paparnya.
Akibat rendahnya harga cabai ini, para petani mengalami kerugian cukup besar. Ia mencontohkan pada usaha dengan luas lahan 1.000 meter persegi, kerugian yang dialami sebesar Rp5-Rp7 juta. “Dengan biaya usaha tani Rp12-Rp15 juta, pendapatan usaha hanya di kisaran Rp7 juta,” katanya.
BACA JUGA: Harga Daging Ayam dan Minyak Goreng Turun, Telur Ayam Naik
Beberapa langkah dilakukan Pemkab Sleman untuk menanggulangi hal ini. Salah satunya yakni dengan membuat gerakan membeli produk petani bagi PNS. “Kami juga memberikan bantuan sarana produksi cabai berupa mulsa, pupuk NPK dan pupuk hayati cair, serta agensia pengendali hayati,” ungkapnya.
Dari sisi produktivitas, produksi cabai di Sleman pada 2024 sebenarnya sangat bagus. Dari total 17 kapanewon, sepanjang Januari-Oktober total produksi cabai mencapai 59.423 ton. Bulan September-Oktober menjadi puncak panen cabai di Sleman dengan jumlah produksi mencapai lebih dari 11.000 ton.
Produksi ini meningkat cukup signifikan jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, sebagai dampak besarnya minat masyarakat menanam cabai yang dipicu oleh pasar Lelang Sleman. “Produksi cabai Sleman saat ini lebih dari cukup utk kebutuhan pasar lokal Sleman, sebagian besar terkirim ke pasar induk di Jabodetabek,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.