Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Salah satu jembatan di Sleman yang diperbaiki tahun ini. - Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman mengalokasikan anggaran Rp12,5 miliar untuk perbaikan jembatan dan gorong-gorong. Proyek ini diklaim berjalan dengan lancar dikarenakan pengerjaan untuk sasaran perbaikan telah terselesaikan semuanya.
Pelaksana Harian Kepala Bidang Bina Marga, DPUPKP Sleman, Suwarsono mengatakan, tahun ini ada enam jembatan dan 12 gorong-gorong yang diperbaiki. Tujuan perbaikan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengendara serta mengurngai risiko kerusakan jalan akibat mampetnya saluran drainanse.
Gorong-gorong yang diperbaiki di tahuan ini meliputi ruas Nawung; Betaan; Padon 1 dan 2; Selorejo; Susukan; Macanan. Selain itu, ada titik di Brayut; Bungas; Nglengkong; Kluwukan dan Klaci.
Adapun enam jembatan yang diperbaiki meliputi Jembatan Tapan dan Sanggrahan di Kalurahan Maguwoharjo, Depok; Jembatan Beneran di Kapanewon Turi. Selanjutnya ada perbaikan di Jembatan Beteng di Kapanewon Sleman; Jembatan Gajah Kuning di Kapanewon Sleman dan Jembatan Gesikan di Kapanewon Tempel.
“Untuk perbaikan jembatan dan gorong-gorong dialokasikan anggaran Rp12,5 miliar,” kata Suwarsono, Jumat (13/12/2024).
Dia menjelaskan, untuk proses perbaikan berjalan dengan lancar dan seluruh proyek telah selesai dikerjakan. Adapun pengerjaan disesuaikan dengan kondisi di lokasi perbaikan.
BACA JUGA: Enam Jembatan Rusak di Sleman Selesai Diperbaiki
Suwarsono mencontohkan, untuk perbaikan gorong-gorong dilakukan menggunakan struktur bok culvert. Diharapkan dengan perbaikan ini, maka saluran air bisa lebih lancar sehingga tidak menyebabkan terjadinya genangan saat musim hujan.
“Tentunya dengan aliran air yang lancar, maka bisa berpengaruh terhadap kondisi jalan yang tidak mudah rusak karena genangan,” katanya.
Meski demikian, Suwarsono mengakui masih banyak gorong-gorong yang membutuhkan perbaikan dikarenakan konstruksinya belum sesuai standar. “Kami komitmen untuk melakukan perbaikan, tapi prosesnya dilakukan secara bertahap,” katanya.
Kepala DPUPKP Sleman, Mirza Anfasury menambahkan, selama pengerjaan berlangsung terus melakukan pengawasan secara berkala. Selain untuk melihat proses pembangunan, juga untuk memastikan pegerjaan sesuai dengan rencananya yang telah disepakati bersama dengan rekanan.
“Saya langsung melakukan pengawasan ke lapangan seperti yang dilakukan di Kronggahan beberapa waktu lalu. Tujuannya agar bisa selesai tepat waktu dan pengerjaan sesuai dengan perencanaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.