Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja akan membentuk 10 Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) pada 2025. Program ini menjadi upaya Pemkot Jogja meningkatkan mitigasi bencana di sekolah-sekolah.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogja, Darmanto, menjelaskan program SPAB di Kota Jogja dimulai sejak 2022, yang sampai saat ini baru terbentuk 10 SPAB. “Dengan rincian 11 SD negeri, 1 SD Swasta, 11 SMP Negeri dan 1 SMP Swasta,” ujarnya, Sabtu (14/12/2024).
BPBD Kota Jogja secara rutin terus menambah jumlah SPAB. Setiap tahun, selalu dianggarkan pembentukan SPAB di sejumlah sekolah. Pada 2025 nanti, BPBD Kota Jogja sudah menganggarkan pembentukan SPAB di 10 sekolah.
10 sekolah tersebut tersebar di tingkat SD dan SMP sederajat, negeri dan swasta. “Untuk SPAB, pada tahun 2025 kami akan melaksnakan pembentukan SPAB di sebanyak 10 sekolah, yang terdiri dari tiga SD negeri, lima SMP negeri, satu MI negeri dan 1 MTsN,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kendaraan Besar Dilarang Melitas di Jalur Cinomati Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Ia menuturkan bagi sekolah baik yang sudah terbentuk SPAB maupun belum, bisa mengajukan pendampingan pelatihan kebencanaan ke BPBD Kota Jogja. “BPBD Kota Jogja juga menerima surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum terbentuk SPAB, mengajukan permohonan pelatihan dan simulasi bencana,” paparnya.
Salah satu sekolah yang sudah mendapat pelatihan mitigasi bencana yakni SMP Stella Duce 2 Kota Jogja. Kepala SMP Stella Duce 2, RV Banu Hastha Kunjana, mengatakan edukasi terkait kebencanaan, menjadi sebuah kegiatan yang sangat berguna dalam memberikan pemahaman terhadap seluruh warga sekolah.
“Terutama para siswa supaya bisa mengambil tindakan yang tepat pada saat terjadi bencana. Kegiatan edukasi yang diikuti oleh seluruh siswa peserta didik bertujuan mengenalkan dan meningkatkan kepedulian siswa tentang kebencanaan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.