Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Petugas Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Yogyakarta sedang menunjukkan karya lukis Mary Jane Veloso di LPP Kelas IIB Yogyakarta di Wonosari, Gunungkidul, Senin (16/12/2024)./ Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Mary Jane Veloso (MJV) telah dipindah dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Yogyakarta di Wonosari ke Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta pada Minggu (15/12/2024) malam. Sebelum kepindahannya, MJV mengaku ingin membuka usaha batik di Filipina.
Kepala LPP Kelas IIB Yogyakarta, Evi Loliancy mengatakan MJV sempat menyampaikan keinginannya membuka usaha batik dan kerajinan kain shibori di Filipina.
“Mary Jane ngomong ‘saya mau mengajarkan saudara-saudara saya bikin batik dan shibori. Kalau kami punya usaha, kami tidak harus jadi pembantu lagi’. Di kampungnya lah kalau ada kesempatan,” kata Evi ditemui di LPP Kelas IIB Yogyakarta, Senin (16/12).
Evi menambahkan MJV dapat membuat lima karya batik dalam sepekan. Karya batik MJV rutin dibeli Kedutaan Besar Filipina dan Komisi Nasional Perempuan. Adapun karya MJV juga dijual di instagram lapuja_production. Batik tulis tersebut dijual sekitar Rp400.000 per lembar.
BACA JUGA: Dari Lapas Wonosari Mary Jane Veloso Dibawa ke Jakarta
Menurut Evi, MJV tergolong pintar untuk membuat pola yang mayoritas berpola bunga. Karyanya saat ini juga dipajang di lobi LPP mulai dari lukisan yang ditempatkan di sisi barat, shibori berwarna oranye sebagai taplak meja, dan hasil batik kecil dalam pigura tergantung di tembok sisi timur. “Terakhir dari Komnas Perempuan pesan 25 lembar, dan Mary Jane bisa menyelesaikan dan sudah kami kirim,” katanya.
.jpg)
Lebih jauh, Evi mengatakan MJV juga membawa lukisan dan gitar pemberian Romo Bernhard Kieser dalam kepindahannya ke LPP Kelas IIA Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.