Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Sejumlah pekerja menggelar aksi di depan PHI Jogja, Senin (16/12/2024)./ist DPD KSPSI DIY
Harianjogja.com, JOGJA–Sidang Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) antara eks pekerja dan pihak perusahaan manufaktur yang berlokasi di Prambanan, Sleman, digelar di PHI Jogja, Senin (16/12/2024). Dalam perkara ini, para pekerja menuntut haknya sebesar Rp12 juta per orang.
Agenda sidang kali ini adalah mendengarkan pembuktian dari saksi dari penggugat, yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sri Sulastuti. Pihak pekerja juga sempat menggelar aksi di depan PHI Jogja sebelum dimulainya sidang.
Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) DIY, Kirnadi, menjelaskan dalam perkara ini, total ada sebanyak 235 pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Mereka di-PHK sejak 8 Februari 2024,” ujarnya.
Para pekerja di-PHK tanpa mendapatkan haknya, yakni upah yang belum dibayar, Tunjangan Hari Raya (THR) beserta dendanya dan pesangon. “Totalnya sekitar Rp12 juta per orang,” kata dia.
BACA JUGA: Perusahaan Fesyen di Kulonprogo PHK 814 Karyawan, Disnakertrans Jamin Hak-hak Pekerja
DPD KSPSI DIY bersama korban pekerja yang di-PHK tersebut sebelumnya sudah melakukan upaya bipartit dan mediasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sleman. Namun, upaya yang tersebut tidak menghasilkan kesepakatan.
Padahal, dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sleman sudah memberi anjuran kepada perusahaan untuk membayarkan kewajibannya ketika melakukan PHK. “Pihak pengusaha tetap menolak memberikan hak hak pekerja,” ungkapnya.
Pihaknya mencatat sejak Februari 2024, sejumlah perusahaan di DIY telah melakukan PHK. Lesunya daya beli masyarakat dan juga daya saing industri yang turun telah membuat banyak pekerja kehilangan pekerjaanya.
Total pekerja yang didampingi DPD KSPSI DIY pada kasus PHK mencapai lebih dari 400 orang. “Beberapa sektor usaha yang paling banyak melakukan PHK diantaranya adalah perdagangan, jasa dan juga manufaktur,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.