Ratusan Pelajar Bantul Diajak Keliling Museum Sepanjang 2026
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Wisatawan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan kualitas pariwisata di wilayahnya. Salah satu fokus utama yang tengah digencarkan adalah memperpanjang lama tinggal wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar DIY, Antarikso Trisno Bawono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan target lama tinggal wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 2,52 hari dan wisatawan nusantara (wisnus) 1,57 hari pada tahun 2025. Angka ini meningkat dibandingkan dengan rata-rata lama tinggal wisman pada tahun ini yang mencapai 2,4 hari dan wisnus 1,5 hari.
"Kami ingin menggeser paradigma pariwisata dari sekadar mass tourism menuju quality tourism. Namun demikian, kami tetap menargetkan peningkatan jumlah wisatawan, terutama wisman. Untuk itu, salah satu strategi yang kami lakukan adalah berupaya menahan wisatawan agar lebih lama tinggal di DIY," ujar Antarikso, Rabu (18/12/2024).
Untuk mencapai target tersebut, Dispar DIY telah merancang beberapa strategi, antara lain berupaya mempromosikan berbagai destinasi wisata di luar kota Jogja, sehingga kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat di beberapa lokasi populer.
BACA JUGA: Upah Minimum Kabupaten dan Kota di DIY Diumumkan, Tertinggi Kota Jogja Naik Rp160 Ribu
Kemudian pengembangan berbagai paket wisata yang menarik dan beragam, diharapkan wisatawan dapat lebih tertarik untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata di DIY.
"Juga peningkatan fasilitas pendukung pariwisata, seperti akomodasi, transportasi, dan infrastruktur lainnya, terus dimaksimalkan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan," katanya.
Antarikso berharap dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, wisatawan yang berkunjung ke DIY tidak hanya sekadar melihat-lihat, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang berkesan.
Hal ini diharapkan dapat berdampak positif pada peningkatan lama tinggal wisatawan, serta meningkatkan pengeluaran wisatawan selama berada di DIY.
"Kami ingin wisatawan tidak hanya datang, tapi juga merasakan pengalaman yang berkesan. Dengan begitu, mereka akan lebih lama tinggal dan tentunya akan meningkatkan pengeluaran mereka selama di sini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.