KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)
Harianjogja.com, Bantul--Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul mencatat wilayah Bantul masih kekurangan ribuan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Karena itu, Dishub Bantul mengusulkan pengadaan ratusan unit LPJU pada tahun 2025.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Bantul, Agus Sutomo menyampaikan saat ini terdapat kekurangan sekitar 17.000 unit LPJU di jalan kabupaten Bantul. Selain itu, ribuan LPJU juga masih dibutuhkan untuk jalan desa. Kebutuhan ini semakin meningkat seiring perubahan status jalan desa yang kini menjadi tanggung jawab pengadaan LPJU oleh kabupaten.
“Dengan naiknya kelas jalan [jalan desa menjadi kewenangan kabupaten], kebutuhan [LPJU] semakin meningkat,” ujar Agus, Minggu (22/12/2024).
Menurut Agus, Dishub Bantul telah merencanakan pengadaan944 unit lampu yang terdiri dari 783 unit LPJU untuk jalan kabupaten dan 161 unit untuk jalan desa pada tahun 2025. LPJU di jalan kabupaten akan menggunakan daya 90 watt, sementara untuk jalan desa akan menggunakan daya 60 watt.
"Angkanya masih naik turun fluktuatif, karena berkaitan dengan permohonan kami terkait perencanaan dan pengawasan [pengadaan LPJU] yang belum disetujui, disesuaikan dengan kebutuhan," ucap Agus.
Ratusan unit LPJU yang diusulkan akan diprioritaskan untuk jalan-jalan yang dianggap rawan kecelakaan.
"Jalan rawan kecelakaan di jalan kabupaten akan kita prioritaskan untuk bisa dipasang selagi ada anggarannya," imbuh Agus.
Agus menilai anggaran pengadaan LPJU selama ini masih terbatas. Agus menuturkan untuk satu unit LPJU dengan daya 90 watt, diperlukan anggaran sekitar Rp20 juta, sementara untuk daya 60 watt, biayanya sekitar Rp15 juta. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan LPJU tersebut membutuhkan anggaran hingga ratusan juta.
Dia menuturkan, setiap tahun Dishub Bantul hanya mampu mengadakan beberapa ratus unit LPJU, jauh dari kebutuhan yang ada. Pengadaan LPJU selama ini bersumber dari anggaran pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Bantul dan pagu indikatif kepanewon.
Agus menambahkan, sejak 2021 Dishub Bantul telah mengusulkan pengadaan LPJU melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun hingga saat ini usulan tersebut belum disetujui. Agus menjelaskan bantuan dari pemerintah pusat selama ini lebih banyak berupa bantuan teknis untuk alat perlengkapan jalan yang menghubungkan jalan kabupaten dengan jalan nasional.
“Rata-rata [bantuan dari pemerintah pusat] kita hanya [mendapatkan] bantuan teknis untuk alat perlengkapan jalan yang menghubungkan jalan kabupaten dengan jalan nasional,” ujar Agus.
Selain pengadaan, Dishub Bantul juga mengusulkan anggaran untuk perawatan LPJU yang sudah ada. Pada tahun 2024, anggaran pemeliharaan LPJU dari APBD Bantul sebesar Rp600 juta dialokasikan untuk merawat 11.500 unit LPJU di jalan kabupaten dan desa. Anggaran tersebut digunakan untuk mengganti suku cadang, armatur photocell, miniature circuit breaker (MCB), dan kebutuhan lainnya.
Perencanaan ruas jalan yang akan dipasang LPJU akan dilakukan pada triwulan pertama 2025. Pemasangan akan dimulai pada triwulan kedua hingga ketiga. Dishub Bantul menargetkan semua LPJU sudah terpasang pada Juli-Agustus 2025.
“[Pengadaan LPJU] cukup banyak, jadi tidak sebentar [pemasangannya]. Juli-Agustus [2025] ditargetkan sudah terpasang semua,” ujar Agus.
Sementara Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menuturkan dari ribuan LPJU yang ada, usianya sudah lebih dari lima tahun. Karena itu, menurut Singgih anggaran untuk pemeliharaan LPJU menjadi prioritas untuk memastikan LPJU yang dapat tetap dapat digunakan.
“Sekitar 40% LPJU itu pengadaan lama, sehingga perlu pemeliharaan intensif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.