Pria Lansia Meninggal di Hotel Parangtritis Saat Bersama Perempuan
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Suasana pertunjukan kolaborasi antara Sandyakala Strings Quartet dan Svarnayodya dengan latar belakang koleksi batik Vorstenlanden di Stasiun Tugu Jogja, Senin (23/12/2024)/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PT KAI Daop 6 menghadirkan perpaduan unik antara musik klasik dan seni batik dalam sebuah pertunjukan di Stasiun Yogyakarta (Tugu).
Kolaborasi antara Sandyakala Strings Quartet dan Svarnayodya dengan latar belakang koleksi batik Vorstenlanden berhasil menciptakan atmosfer yang begitu kental dengan nuansa budaya Jawa. Pertunjukan yang digelar pada Senin (23/12/2024) lalu ini merupakan bagian dari rangkaian acara Roadshow Batik.
Manajer Humas Daop 6, Krisbiyantoro mengatakan pemilihan Stasiun Yogyakarta (Tugu) sebagai lokasi pertunjukan bukan tanpa alasan. "Stasiun Tugu dengan arsitekturnya yang klasik dan sarat sejarah menjadi latar yang sempurna untuk menyaksikan pertunjukan musik klasik. Kami ingin menciptakan harmoni antara bangunan bersejarah, seni batik, dan alunan musik yang indah," ujarnya.
Koleksi batik Vorstenlanden yang dipamerkan dalam acara ini menampilkan filosofi mendalam dari seni tradisional Jawa.
Motif-motif batik yang penuh makna dipadukan dengan aransemen musik klasik menciptakan sebuah karya seni lintas generasi yang mampu menggugah emosi para penonton. "Kami ingin menunjukkan bahwa seni batik tidak hanya sekadar kain, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang patut dilestarikan," ucap Krisbiyantoro.
BACA JUGA: Gandeng Lawasan Batik, KAI Daop 6 Jogja Gelar Pameran Sejarah di Stasiun
Selain pertunjukan musik, KAI Daop 6 juga menyelenggarakan berbagai aktivitas menarik lainnya dalam rangka Roadshow Batik. Salah satunya adalah Nyanting dan Healing, di mana pengunjung dapat belajar membatik secara langsung dari para ahli.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan proses pembuatan batik dan merasakan sensasi menciptakan karya seni sendiri. "Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin tertarik untuk mempelajari dan melestarikan seni batik," ungkap Krisbiyantoro.
Selain Nyanting dan Healing, ada juga kegiatan Jogja Walking Tour yang salah satu destinasinya adalah Stasiun Tugu. Kegiatan ini mengajak peserta untuk mengenal lebih dekat sejarah dan arsitektur Stasiun Tugu sambil menikmati keindahan Kota Jogja.
KAI Daop 6 berupaya menjadikan Stasiun Yogyakarta (Tugu) sebagai ruang publik yang kreatif dan inklusif. Dengan menggelar berbagai acara seni dan budaya, diharapkan Stasiun Tugu dapat menjadi tempat berkumpul dan berkreasi bagi masyarakat. "Kami membuka kesempatan bagi berbagai komunitas untuk memanfaatkan area non-komersial di Stasiun Tugu untuk mengadakan kegiatan yang positif.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.