Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Ilustrasi hewan pengerat./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Area persawahan di wilayah Sleman barat menjadi lokasi terparah serangan hama tikus tahun ini. Pasalnya dari 235 hektare sawah terdampak, masyoritas berada di kapanewon di wilayah barat seperti Minggir, Godean, Moyudan dan sekitarnya.
“Memang lokasi di Sleman barat menjadi wilayah yang paling banyak diserang hama tikus. Secara total, kami mencatat ada sekitar 235 hektare yang terdampak dengan luas gagal panen sekitar 28 hektare,” kata Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PPOPT) Sleman, Hermanto, Kamis (26/12/2024).
Dia menjelaskan, serangan hama tikus paling banyak terjadi mulai dari Mei hingga pertengahan September 2024. Adapun sawah yang terdampak di antaranya di Kapanewon Minggir, dari luasan 1.256 hektare dengan area terserang seluas 120 hektare.
Akibat serangan ini ada laporan gagal panen atau puso seluas 14 hektare. Di Kapanewon Moyudan tercatat lahannya seluas 1.267 hektare, sawah terdampak hama tikus ada 64 ha dengan lahan puso sebanyak 13 hektare.
Selanjutnya serangan juga terjadi di Kapanewon Godean. Total sawah di kapanewon ini seluas 1.193 hektare, dengan laporan serangan hama tikus seluas 40 hektare dan lahan yang dilaporkan gagal panen seluas satu hektare.
BACA JUGA: Ratusan Hektare Sawah di Sleman Diserang Hama Tikus di 2024
Adapun di Kapanewon Gamping terdapat sawah seluas 789 hektare, dengan lokasi terdampak hama tikus lima hektare. Di kapanewon ini dilaporkan tidak ada lokasi yang terjadi kegagalan panen. “Untuk wilayah timur ada di Kapanewon Cangkringan dengan luasan sekitar enam hektare. Selain itu, juga ada spot-spot serangan lain di kapanewon lain, tapi jumlahnya relatif kecil,” kata Hermanto.
Ia berpendapat, wilayah Sleman barat menjadi lokasi terparah dikarenakan beberapa faktor. Salah satunya karena kurang masifnya upaya pengendalian dikarenakan kepercayaan Masyarakat tidak memperbolehkan membunuh tikus karena ada yang mengembalakan.
“Sudah kami sosialisasikan untuk pemberantasan hama, bahkan sampai memberikan bantuan obat pembasmi. Tapi, memang ada halangan dari faktor kepercayaan di Masyarakat sehingga upaya pengendalian belum optimal,” katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono mengatakan, pihaknya terus berupaya agar panen bisa terus ditingkatkan. Salah satunya dengan mengoptimalkan program pengedalian hama tanaman.
Meski tidak menyebut rincian alokasi anggaran yang disedikan, Pram mengakui sudah menyiapkan kegiatan pengendali hama yang lebih massif di tahun depan.
Rencananya di 2025 diselenggarakan pelatihan teknologi agesia hayati sebanyak dua kali. Selanjutnya ada sekolah lapang Teknik pengendalian OPT sebanyak 12 kali.
Selain itu, juga ada gerakan pengendalian OPD sebanyak 80 kali. “Kami juga ada kegiatan penangana area terdampak perubahan iklim dengan gerakan pengendalian dan bimtek sebanyak 26 kali,” katanya.
Diharapkan dengan program ini, maka keberadaan hama tanaman bisa ditekan sehingga panen yang dihasilkan dapat ditingkatkan. “Tentunya program yang akan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan di Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja
Beasiswa Santri Baznas 2026 dibuka untuk 2.500 santri dhuafa berprestasi. Setiap penerima mendapat bantuan Rp4 juta dan pembinaan.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Sembilan ulama terpilih sebagai AHWA Muktamar ke-35 NU bermusyawarah di Ndalem Mbah Wahab untuk menentukan Rais Aam PBNU 2026–2031.
Marc Marquez juara MotoGP Aragon 2026 dan naik ke posisi kedua klasemen. Ia kini hanya tertinggal 20 poin dari Jorge Martin.