Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman Baru Mencapai Rp6,3 Miliar
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 19 ekor ternak sapi di Kalurahan Pampang, Paliyan dan Giriasih, Purwosari, Gunungkidul mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK).
Lurah Pampang, Saiful Khohar mengatakan ada 15 sapi mati di Kalurahan Pampang akibat PMK. Sapi-sapi tersebut tersebar di lima padukuhan. Di Padukuhan Polaman ada sembilan ekor mati, lalu di Jetis ada satu ekor, kemudian di Kedungdowo Wetan ada dua ekor, Kedungdowo Kulon ada satu ekor, dan Pampang ada satu ekor.
“Baru saja [Senin 30 Desember] ada satu mati di Padukuhan Polaman atas nama Mbah Sudomo,” kata Saiful ditemui di Balai Padukuhan Polaman, Senin (30/12/2024).
BACA JUGA: 15 Kecamatan di Sragen Diserang Penyakit Mulut dan Kuku, Kematian Sapi Melonjak
Sapi mati di Kalurahan Pampang tercatat pertama kali pada Minggu (22/12/2024). Anak sapi yang mati tersebut terjangkit PMK melalui indukannya.
Atas kematian sapi tersebut, Saiful berharap ada ganti rugi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. “Entah seberapa besar ganti ruginya, ini tabungannya orang tani. Kejadian ini sangat memprihatikan kami,” katanya.
Di lain pihak, Lurah Giriasih, Suwitono mengatakan ada empat sapi mati di Kalurahan Giriasih akibat. Pertama kali sapi mati pada Jumat (20/12). Rinciannya, Padukuhan Wonolagi ada tiga ekor dan Klepu ada satu ekor.
“Kami sudah berkomunikasi dengan Puskeswan juga. Masyarakat juga berupaya secara mandiri berhubungan dengan mantri hewan untuk melakukan pencegahan,” kata Suwitono.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan dia belum dapat menyampaikan jumlah total ternak mati akibat PMK di Gunungkidul. DPKH masih mengkompilasi laporan ternak mati.
“Hari ini 30 dan 31 Desember, saya melakukan vaksinasi dengan 375 dosis di Wilayah UPT Puskeswan. Tempatnya tidak dalam satu wilayah, tersebar,” kata Wibawanti.
Wibawanti mengaku 375 dosis vaksin tersebut ditawarkan ke peternak. Pasalnya, tidak semua peternak akan mendapat vaksin sekaligus.
Ihwal kendala vaksinasi, masih ada peternak yang menolak vaksin. “Kalau merebak lagi ini bisa jadi pembelajaran bersama. PMK belum keluar dari Indonesia,” katanya.
Bukan hanya vaksin, DPKH akan memberi disinfektan ke peternak yang masuk dalam lokasi ditemukannya PMK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Realisasi investasi asing semester I 2026 mencapai 240 persen dari target di tengah tantangan ekonomi global, menurut Menko Polkam Djamari Chaniago.
James Wright menyebut tur pramusim Aston Villa di Indonesia sangat menyenangkan usai menang 3-1 atas Indonesia All Stars di SUGBK.
Polri memastikan situasi Indonesia tetap kondusif meski sejumlah mal memasang pagar tinggi dan meminta masyarakat tidak terpancing isu keamanan.
Wings Air resmi membuka rute Kualanamu–Mandailing Natal untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat mobilitas di Sumatera Utara.
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.