Kasus Daycare Little Aresha Jogja: 32 Anak Divisum, Ini Tujuannya
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Ilustrasi pendidikan vokasi (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL—Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Bantul akan menambah tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan memiliki Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tahun 2025. Keberadaan BLUD tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa.
Kepala Balai Dikmen Bantul, Ismunardi menuturkan saat ini hanya SMKN 1 Sewon yang memiliki BLUD. Pihaknya menargetkan agar tahun ini, SMKN 1 Pandak, SMKN 1 Pundong dan SMKN 2 Kasihan memiliki BLUD.
"[Tambahan tiga sekolah BLUD] baru mulai berjalan tahun ini, harapan kami, mereka [Tiga sekolah BLUD tahun 2025] bisa mencapai target yang telah disiapkan sekolah tersebut," ujarnya, Selasa (7/1/2025).
BACA JUGA : Dewan Tak Sepakat TPST Modalan Banguntapan Dikelola BLUD, Ini Alasannya
Sekolah yang memiliki BLUD akan lebih fleksibel dalam pengelolaan keuangannya. Sekolah tersebut juga akan memiliki peluang untuk menerapkan teaching factory (TEFA) yang ada. Kemudian, sekolah tersebut juga dapat menjual produk dan jasa untuk mengejar target pemasukan tersebut.
Meski begitu dia menekankan keberadaan SMK BLUD untuk meningkatkan kompetensi siswa. "Harapannya [BLUD] muaranya pada pengoptimalan pembelajaran, bukan profitnya," ujarnya.
Setiap sekolah BLUD telah ditetapkan target untuk pemasukan setiap tahunnya. Pemasukan tersebut didapat dari produk atau jasa yang dihasilkan sekolah tersebut melalui BLUD yang ada.
"Dengan adanya BLUD, sekolah memiliki kewenangan untuk pengelolaan keuangannya, sehingga bisa mempermudah sekolah untuk memberikan layanan ke siswa," katanya.
Disdikpora DIY pun menargetkan agar nantinya seluruh SMK yang ada memiliki BLUD. Guna mengejar target tersebut, pihaknya terus mendampingi agar SMK lain yang ada di Bantul dapat memiliki BLUD. "Tahun ini harapannya ada seleksi lagi untuk menambah [sekolah dengan BLUD] di tahun 2026," ujarnya.
BACA JUGA : Pemda Didorong Meningkatkan Pelayanan Publik lewat BLUD
Ketua BLUD SMKN 1 Sewon, Marniah menuturkan keberadaan layanan BLUD di SMKN 1 Sewon telah berhasil membuat sekolah tersebut mencapai pendapatan hingga Rp643 juta pada tahun 2024. Jumlah tersebut sudah melebihi dari target yang ditetapkan yang mencapai Rp564 juta.
Dia mengaku pendapatan tersebut didapat dari pelayanan jasa kuliner sebesar 30%, jasa tata busana sebesar 30%, dan sisanya jasa kecantikan, dan penginapan. "Tahun 2025 targetnya Rp590 juta," ujarnya.
Dengan capaian pendapatan BLUD tahun 2024, dia pun optimis target BLUD tahun 2025 dapat tercapai. Kepala SMKN 1 Sewon, Sri Hartati menuturkan capaian tersebut pun diraih dengan pengelolaan BLUD yang melibatkan pegawai BLUD dengan siswa.
"Kami bisa menawarkan produk unggulan kita, dengan adanya BLUD," katanya.
SMKN 1 Sewon pun telah memiliki produk unggulan berupa Banana Pia yang telah dikerjasamakan dengan dua hotel di DIY. Saat ini telah memiliki dua outlet. Selain itu, SMKN 1 Sewon juga telah bekerja sama dengan salah satu restoran asal Jepang yang membuka cabang di Bantul.
"BLUD bisa jadi wahana untuk teaching factory bagi anak-anak, mereka bisa belajar cara pemasaran, dan pembuatan produknya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.