Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Rombongan Paniradyo Pati keistimeweaan DIY berkunjung ke KPNP Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Minggu (5/1/2025)./ist Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kebun Plasma Nutfah Pisang (KPNP) Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Pisang bisa menjadi komoditas untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah.
Hal ini disampaikan Paniradya Pati Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho, dalam kunjungannya di KPNP, beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan Jogja memiliki banyak potensi, salah satunya KPNP yang dikelola Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja.
BACA JUGA: Mengkhawatirkan, Penurunan Tanah di Pantura Butuh Penanganan Serius
“Harapan kami ketika kemudian berkunjung ini, pisang bisa menjadi salah satu cara Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Pemerintah di Kalurahan maupun masyarakat langsung untuk menyejahterakan masyarakat melalui pengembangan pisang yang ada di Jogja,” katanya.
Aris berharap kedepan ada kolaborasi yang cukup bagus antara Pemkot Jogja dengan Paniradya Kaistimewan DIY atau Pemda DIY bersama masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan komoditas pisang.
"Harapan kedepan tentu agar bisa menjawab berbagai macam permasalahan di Jogja khususnya pemberdayaan masyarakat dalam rangka untuk mengatasi kemiskinan di Jogja. Karena kami melihat pisang salah satu peluang untuk kemudian menjadi bagian cara kita bersama-sama untuk menyejahterakan masyarakat,” paparnya.
Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Fajar Kurniawan, negatakan optimis KPNP yang di kelola Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja akan semakin berkembang dengan kolaborasi berbagai pihak salah satunya dengan Paniradya Keistimewan DIY.
“Dengan mengusung konsep pengembangan budidaya pisang berbasis kultur jaringan, benih pisang bisa di kembangkan ke berbagai kalurahan di DIY dengan jaminan lebih cepat berbuah. Saya berharap kolaborasi ini bisa membuat KPNP bisa lebih berkontribusi dalam menyumbang PAD Kota Jogja,” ungkapnya.
Kunjungan lapangan ini berfokus pada usulan pengembangan KPNP berkolaborasi dengan Dana Keistimewaan. Kedepan, KPNP tidak hanya melestarikan kultivar pisang, tetapi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, nantinya dapat menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada pengentasan kemiskinan di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Arsenal juara Liga Inggris 2025/2026 usai Manchester City gagal menang. Ucapan Keir Starmer malah banjir sindiran karena krisis politik.
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.