Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Laut Malang, Ini Penjelasan BMKG
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Aksi jemput sampah warga digelar oleh ratusan relawan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Kepanewon Ngemplak, Sleman, Minggu (19/1/2025) pagi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi jemput sampah warga digelar oleh ratusan relawan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Kepanewon Ngemplak, Sleman, Minggu (19/1/2025) pagi. Para relawan berusaha berkontribusi memecahkan masalah sampah di wilayah DIY.
Ketua PAC PDIP Kepanewon Ngemplak Nila Rifianti mengatakan aksi itu sebagai bagian dari rangkaian hari ulang tahun ke-52 PDIP. Sekaligus menjadi upaya nyata untuk turut berkontribusi mengatasi kondisi permasalahan sampah yang saat ini terjadi di DIY.
"Ini merupakan aksi yang murni untuk berkontribusi dalam memecahkan persoalan sampah di DIY, salah satunya kami gelar di Ngemplak melalui aksi jemput sampah. Kami mendatangi kampung-kampung dengan beberapa armada mobil bak terbuka, kemudian relawan mengangkut sampah-sampah rumah tangga dengan kantong plastik," katanya.
BACA JUGA : Perayaan Malam Tahun Baru di Jogja Hasilkan Sampah 15 Ton, DLH: Langsung Dibersihkan
Nila memastikan sebelum diangkut, sampah-sampah tersebut telah terlebih dahulu dipilah antara sampah organik dan non organik. Aksi itu mampu menjangkau setiap wilayah padukuhan dengan secara serentak.
Dalam aksi itu para relawan juga mengedukasi warga pengelolaan sampah dalam skala rumah tangga. Harapannya setiap rumah tangga melakukan pemilahan sampah organik dan non organik, sehingga masalah sampah bisa cepat terselesaikan.
"Kami berharap warga lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungannya masing-masing. Aksi bersih-bersih dan jemput sampah yang dilakukan relawan PDIP ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Dalam kesempatan ini kami juga membagikan paket sembako khusus bagi para janda," ujarnya.
BACA JUGA : Rencana Pemberlakuan Retribusi Sampah di Depo Jogja, Forpi Ingatkan Dampaknya
Salah satu tokoh masyarakat Padukuhan Sawahan Lor Budi Winarno mengapresiasi kegiatan tersebut. Aksi jemput sampah itu setidaknya mampu menggugah kesadaran dan disiplin warga dalam penanganan sampah di rumah tangga. "Tentu ini positif, dan harapannya nanti warga sudah terbiasa dan disiplin dalam memilah sampah rumah tangga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.