Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Kepala Daerah - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA–Wali Kota Jogja terpilih, Hasto Wardoyo menyebut bahwa dirinya tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikannya sebagai kepala daerah pada 6 Februari 2025 mendatang di Jakarta. Pelantikan ini menjadi pengalaman ketiga bagi Hasto, sehingga prosesnya sudah terasa akrab baginya.
"Tidak ada persiapan khusus, paling hanya soal pakaian untuk pelantikan. Karena ini sudah kali ketiga saya dilantik, jadi sudah tahu bagaimana prosesnya," ujar Hasto, ditemui saat berkunjung di Kelenteng Gondomanan, Jumat (24/1/2025).
Hasto, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Bupati Kulon Progo ini mengungkapkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah persiapan program 100 hari kerja. Ia telah membentuk tim transisi yang melibatkan berbagai sektor dan komunitas untuk menyusun langkah-langkah strategis yang akan diimplementasikan setelah resmi menjabat.
"Yang terpenting adalah persiapan program 100 hari kerja setelah pelantikan. Tim transisi ini sangat membantu dalam merumuskan langkah-langkah yang harus diambil. Jadi, saat pelantikan selesai, saya sudah memiliki konsep yang matang untuk diimplementasikan," kata Hasto.
BACA JUGA: Inpres Penghematan Anggaran Prabowo, Dana Keistimewaan DIY Dipangkas Rp200 Miliar
Pelantikan Hasto akan menjadi bagian dari acara pelantikan gelombang pertama yang diadakan untuk kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.
Bersama 270 kepala daerah terpilih lainnya, Hasto akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Hasto berharap, dengan persiapan yang matang melalui tim transisi, ia dapat segera bekerja secara efektif begitu resmi dilantik.
Dalam program 100 hari kerja, ia berencana menitikberatkan pada perbaikan pelayanan publik, pengelolaan pariwisata berbasis budaya, dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung mobilitas warga Jogja.
Sebagai Wali Kota Jogja terpilih, Hasto optimistis dapat membawa perubahan yang signifikan untuk kota ini. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan visi dan misinya.
"Jogja adalah kota yang kaya akan potensi. Kami perlu terus menjaga kekayaan budaya dan kearifan lokal, sekaligus mendorong inovasi untuk kemajuan bersama. Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin kita bisa melangkah lebih jauh," kata Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.