KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
LPG 3 kg - dok/Solopos
Harianjogja.com, BANTUL–Sejumlah pangkalan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg atau elpiji 3 Kg di Kabupaten Bantul mengeluhkan minimnya pasokan hingga memicu kelangkaan di kalangan konsumen.
Namun, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mengaku belum mendapat laporan kelangkaan gas elpiji.
Pemilik pangkalan gas Pedukuhan Dongkelan, Panggungharjo, Sewon, Haryono, mengeluhkan pengiriman gas elpiji 3 Kg yang libur saat hari libur nasional. Dia menilai hal itu menyebabkan masyarakat kesulitan membeli gas elpiji 3 KG.
“Kemarin karena long weekend itu pengiriman [gas elpiji 3 Kg] libur, kalau selama sebulan tidak ada hari libur, ya normal normal ada [ketersediaan gas elpiji 3 Kg],” katanya, Selasa (4/2/2025).
Haryono mengaku mendapatkan gas elpiji 3 Kg mencapai 100 tabung per minggu. Dengan jumlah tersebut, menurutnya sudah ada pembeli yang menjadi langganan, sehingga gas tersebut sudah habis dibeli kurang dari sehari setelah pengiriman.
Meski ketersediaan gas elpiji 3 KG ludes kurang dari sehari setelah pengiriman, Haryono tetap menerapkan harga Rp18.000 per tabung atau sesuai dengan aturan yang ada.
BACA JUGA: Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di DIY Diperpanjang Lagi
Sedangkan pemilik pangkalan gas elpiji Pedukuhan Dongkelan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yuni Sudaryati mengeluhkan ketersediaan gas elpiji 3 Kg yang sempat berkurang, lantaran pengiriman gas elpiji 3 Kg yang tidak dilakukan saat hari libur nasional.
“Padahal pedagang yang menggunakan tabung elpiji [3 Kg] tidak libur, tapi pasokannya libur. Permasalahannya di situ,” katanya.
Dia pun mengaku sebelumnya telah menyampaikan kepada para pengecer yang membeli gas di tempatnya.
Sedangkan warga Pedukuhan Kweni, Panggungharjo, Sewon, Restu Ning Ambar mengaku selama ini membeli gas elpiji 3 Kg di pangkalan yang ada di padukuhannya. Namun, persediaan gas di sana habis. Dia pun mulai mencari gas elpiji ke lima pangkalan dan beberapa pengecer. Namun, tidak ada gas elpiji yang tersedia.
“Baru hari ini kehabisan gas, biasanya saya titip uang dulu baru nanti [ketika aga gas] saya ambil. Tapi ini sudah habisan,” katanya.
Restu menyebut tidak keberatan dengan harga gas elpiji yang dijual di pengecer yang dipatok sekitar Rp21.000 per tabung. Menurutnya yang terpenting ketersediaan gas elpiji 3 Kg mencukupi. “Harga segitu ya ada ya mau tidak mau kita beli,” katanya.
Plt Kepala DKUKMPP Bantul Fenty Yusdayati mengaku tidak mendapat laporan kelangkaan gas elpiji 3 Kg di wilayah Bantul. “Wilayah Bantul ketersediaan gas elpiji 3 Kg masih aman,” katanya.
Mantan Kepala Bappeda Bantul tersebut menuturkan ketersediaan gas elpiji 3 Kg untuk wilayah Bantul diproyeksikan mencapai 41.730 metrik ton (MT) selama tahun 2025. Ketersediaan gas elpiji 3 KG tersebut pun telah dikirim sesuai dengan jadwal pengiriman ke setiap agen dan pangkalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan