148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman telah menggelar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tanggal ulang tahun di setiap Puskesmas sejak Senin (3/2/2025). Selama sepekan pelaksanaan PKG, Dinkes menemukan sejumlah kendala.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman, Esti Kurniasih mengatakan seluruh Puskesmas di Sleman telah siap menerima masyarakat yang datang untuk mengakses PKG.
Puskesmas telah menyiapkan metode sesuai kondisi dan sumber daya manusia di masing-masing Puskesmas guna memberikan layanan kepada pasien.
Esti menjelaskan ada puskesmas yang secara khusus menyediakan layanan PKG yang terpisah dengan layanan pasien lain. Ada juga puskesmas yang memberikan layanan PKG menjadi satu dengan layanan pasien rutin. “Memang ada yang menjadikan satu layanan rutin dengan layanan PKG. Soalnya sumber daya manusia di setiap puskesmas berbeda-beda, menyesuaikan saja,” kata Esti, Minggu (9/2/2025).
Dia mengaku ada beberapa kendala dalam pelaksanaan PKG, seperti masyarakat yang datang ke puskesmas belum terdaftar dan terverifikasi di aplikasi Satu Sehat.
Warga yang datang, rata-rata, masih berpatokan pada pendaftaran manual. Mereka datang hanya membawa KTP. Padahal, pelaksanaan PKG HUT dilakukan pertama-tama dengan mengisi formulir skrining kesehatan di aplikasi Satu Sehat.
Lebih lanjut, Esti menjelaskan ada fitur di aplikasi Satu Sehat yang baru bisa muncul atau aktif pada pekan kedua Februari 2025.
BACA JUGA: Uji Coba Pemeriksaan Kesehatan Gratis Besok, 2 Puskesmas di Gunungkidul Ini Mengaku Siap
Fitur yang baru muncul pada pekan kedua ini menimbulkan kendala lain, yaitu memperpanjang waktu layanan PKG bagi warga, karena warga yang bersangkutan harus melakukan skrining dahulu di puskesmas. “Kami berharap masyarakat secara aktif mengunduh aplikasi Satu Sehat dan mengisi kuesioner yang ada di dalamnya,” katanya.
Lebih jauh, Esti mengaku partisipasi masyarakat dalam mengikuti PKG HUT masih rendah apabila melihat sepekan pelaksanaannya.
Menurut pantauan Dinkes Sleman, ada Puskesmas yang dalam sepekan belum menerima warga yang mengakses PKG. “Tetapi program ini berkontribusi meningkatkan kunjungan ke Puskesmas dalam rangka promotif preventif. Kunjungan belum merata pada semua Puskesmas karena sistem notifikasi PKG pada aplikasi Satu Sehat pada Februari belum muncul. Tetapi Puskesmas sudah siap untuk memberikan layanan PKG sesuai kemampuan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna